Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Naluri Sang Pendosa

Naluri Sang Pendosa

Apapun yang ia lihat di kantor nanti, ia harus siap. Sampai di tempat tujuan, mereka masuk dan menaiki lift. Sejauh ini, tak ada yang membuatnya curiga. Kecuali sebuah panggilan ketika Arham sedang meeting di lain ruangan. Kening Nayla berkerut. Ia melihat sebuah panggilan tanpa nama itu menampilkan profil sebuah berlian bening dengan nuansa putih bersih. "Hallo?" Nayla mengangkatnya. *** "Hallo?" Nayla mengangkat panggilan.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as narasi 88
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Itu lah mengapa ibu Hasnah mempersulit Tyo dengan meminta uang pannaik seratus juta. “Bagaimana dengan orang Jawa itu? Jadi ji datang?” tanya ibu Hasnah sambil memegang remote tivi, perempuan yang sudah melewati usia setengah abad itu tengah asik menonton sinetron. “Iye, Mak, mereka jadi datang, tapi dengan kakak Mas Tyo saja dengan istrinya yang akan datang minggu depan,” jawab Tenri dengan pelan. Gadis manis itu khawatir jika ibunya akan mempersulit lagi sementara Tyo sudah menyanggupi pannaik seratus juta itu.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as narasi 88
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Raja

Tawanan Hati Sang Raja

Yang benar saja. "Menyingkir jika kau tidak ingin terluka!" Nora yang jarang tersenyum sekarang tersenyum pada Vivian. "Aku tidak yakin kau bisa menyakitiku." Dua wanita tangguh itu kini saling menyerang. Vivian tidak tahu bahwa Nora adalah pembunuh bayaran, ia sangat terkejut dengan kemampuan bertarung Nora. Rupanya pelayan itu bukan pelayan biasa.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as narasi 88
Read
+Library
Nisan Retak

Nisan Retak

Bayangan yang Mengintai Setelah acara selesai, Amira dan Anzar meninggalkan tempat itu. Namun, saat mereka berjalan menuju mobil, Anzar menyadari bahwa mereka sedang diikuti oleh sebuah mobil pick up hitam yang berjalan perlahan di belakang mereka. "Amira," bisik Anzar dengan nada tegang, "sepertinya ada yang sedang mengawasi kita." Amira menoleh sedikit ke arah belakang, melihat sekilas mobil itu. "Kita harus segera pergi," katanya dengan suara rendah. Mereka mempercepat langkah mereka dan masuk ke dalam mobil.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as narasi 88
Read
+Library
Nayla

Nayla

suara Reno sedikit menyindir dengan senyum kecil. "Ya nggak gitu juga kali. Lain kali gue usahain deh," sahut Nayla tersenyum manis. "Janji ya. Gue tagih lho," ucap Reno masih fokus pada setirannya. Nayla mengedarkan pandangannya pada isi mobil. Reno seakan tau, ia menghidupkan music. Come & Get it. "Selena Gomez?" "Ya," jawab Reno menoleh pada Nayla.
9.420.4K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as narasi 88
Read
+Library
Alisya

Alisya

Menyadari Aiys menatap dirinya, Juna tersenyum kepada Aiys, menambah kadar kegantengan pada dirinya. "Dannn BINTANG SMA NUSANTARA ADALAH.." heboh. Penonton sudah dibuat penasaran, ada yang mulai meremas tangan temannya geram melihat pembawa acara yang selalu bikin penasaran. "ADALAH....." Pak Teno meletakkan mahkota di kepala .. "ALISYA CANTARAA, nilai rata-rata 97,89" Aiys kaget, mahkota itu sekarang sudah berapa di kepalanya. Juna tersenyum puas memandang Aiys. Penonton hebah sorak-sorai.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as narasi 88
Read
+Library
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

Suaranya yang berat dan bergetar menggema di antara bebatuan gurun yang gersang. Pendekar Seruling Sakti Naga membalas dengan senyum mengejek yang tersungging di bibirnya yang tipis. "Mengapa kau marah padaku? Bukankah senjata kalian sendiri yang telah membunuh murid-muridmu?"
9.529.5K viewsCompletedAdded to Library 855 Times as narasi 88
Read
+Library
NAYARA And the Lost of Naga Sasra

NAYARA And the Lost of Naga Sasra

"Ntar jangan nyesel ya kalau Rey diambil orang." "Ya iyalah diambil orang, masa diambil hantu." Sri melayang mendekati Nay. "Paling juga yang ambil kamu, Nay. Taruhan deh! Pasti kalian nanti jadian." Sri mendekatkan wajah pucatnya pada muka Nay. "Coba sekali-kali kau facial Sri. Supaya tak kusam mukamu ini." Nay mengarahkan telunjuknya pada hidung Sri.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as narasi 88
Read
+Library
Kebangkitan Naga Terakhir

Kebangkitan Naga Terakhir

Mengangkat tinggi tubuh tersebut hingga melayang beberapa meter di udara. King menyeringai. "Lihat dirimu, Nak. Kau mungkin cukup cepat dan aku terkesan dengan hal itu mengingat ini pertarungan pertamamu." Seringainya makin melebar. "Tetapi sayang sekali, kau akan mati sekara—ARGH!!"
84.2K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as narasi 88
Read
+Library
Ranjang Panas Sang Arjuna

Ranjang Panas Sang Arjuna

balas Nadia lalu masuk ke mobil begitu juga dengan Arjuna. Saat berada di mobil juga mereka masih tertawa cekikikan membayangkan kejadian tadi saat mereka lari-larian menuju mobil. Bagaikan film india yang notabene identic dengan menari dan berlari kejar kejaran antar pasangan. “Serasa serokan dan kejoli,” ucap Nadia menyebut nama actor yang memerankan film india popular dimasanya dilanjutkan tertawa, menertawakan dirinya sendiri.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as narasi 88
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status