Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda
Matanya menatap lurus ke dalam manik mata Nathan, memantulkan kegelapan yang sama.
"Saya bersedia," balas Nathan, menyematkan cincin kawin di jari manis Nadine, tepat di atas cincin pertunangan mereka.
Nathan membuka kerudung pengantin istrinya, lalu mendaratkan sebuah ciuman di bibir Nadine. Tepuk tangan riuh meledak hingga nyaris meruntuhkan atap katedral. Di tengah ciuman itu, Nadine membalas lumatan Nathan dengan agresivitas yang sama, sebuah pernyataan bisu bahwa ia kini bukan lagi mangsa, melainkan partner sang predator.