Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Criana

Criana

jawabku dengan terkaget-kaget. “Kamu malah ngelamun sih, ini lho partner baru kita. Namanya Randi. Ran ini senior kamu, namanya Criana. Eh bukan senior juga sih, soalnya dia juga baru dua bulan di sini.” Nadia mulai berlagak. “Nad, kalau ini sih aku sudah kenal. Dia itu sahabat kecilku. Kami satu panti dulu,” ungkapku. “Yang benar?” Nadia melongo kaget.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Alverez

Alverez

Adrian menatapnya dalam-dalam sebelum menjawab, "Kita akan menemui seseorang yang bisa membantu kita—Bara Valentino." Clara semakin terkejut. Nama itu tidak asing baginya. "Bara Valentino? Bukankah dia...?" Adrian mengangguk. "Ya. Dia musuh terbesar Calvin. Jika ada seseorang yang bisa membantu kita melawan Calvin, itu adalah dia."
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

“Apa Tuan Nicholas atau Yang Mulia Raja mengatakan sesuatu lagi kepada Pangeran?” Di ujung koridor, seorang pemuda muncul dari balik koridor. Wajahnya terlihat bersemangat, rambut merah gelap dan kulit putih pucat, di wajahnya tepat di bawah mata ada bintik-bintik akibat matahari dan meskipun mata abu-abu yang jelas dan jernih, ada kesan keseriusan pada kedua matanya, semacam kehangatan. Aiden— asisten Adrian muncul dari balik koridor. Ketika ia melihat Adrian, ia berkata, “Adrian, aku mau berbicara—”
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Eira membersihkan tenggorokannya, lalu membaca: “Nomor satu, Rembrandt. Nama klasik. Penuh makna seni.” “Berat,” kata Averine. “Dua, Lino. Singkat. Bisa jadi nama pelukis atau DJ.” “Masih aman,” kata Darian. “Tiga, Nori.” Darian menoleh. “Nori seperti rumput laut?” “Yup.” Averine tertawa. “Kita gagal keluar dari daftar makanan lagi.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Misi sang Tentara Rahasia

Misi sang Tentara Rahasia

Menandakan bahwa ia sendiri tidak tau apa yang sebenarnya terjadi. "Jadi siapa kamu?" tanya Inori sambil menatap Nero. "Ah, iya. Aku belum mengenalkan diriku, ya. Aku Nero Shiqi," jawab Nero sambil tersenyum kecil ke arah Inori. "Aku tidak mengerti. Sebelumnya aku tidak pernah melihatmu dekat dengan seorang perempuan sebelumnya. Jadi bagaimana bisa kamu berpacaran dengannya?" tanya Inori sambil memalingkan wajahnya ke arah Kazuha.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Setelah Cerai, Dia Terus Mencariku

Setelah Cerai, Dia Terus Mencariku

Irene mencubit kedua tangan dan bertanya dengan tenang, "Apa alasan yang sebenarnya?" "Setahu aku, beberapa hari yang lalu, kamu makan bersama CEO dari Grup Orei, 'kan?" Jimmy menyunggingkan senyuman yang lebih menonjol lagi. "CEO dari Grup Orei?" Irene mengerutkan kening dengan bingung, tetapi dengan segera tiba-tiba teringat. "Apa mungkin CEO dari Grup Orei yang kamu maksud adalah Neon?" Irene hanya tahu bahwa dia bernama Neon, tetapi tidak pernah tahu bahwa Neon adalah CEO dari Grup Orei. Irene bahkan selama ini merasa Neon hanyalah seorang kerah putih yang biasa-biasa saja!
9.3273.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Saya Andrian, kekasih dari Nandin. Aku mengulurkan tangan untuk mengajaknya berkenalan dan dia terlihat terpaksa menerima uluran tanganku lalu memperkenalkan dirinya. Aku hampir saja menjerit kesakitan karena gadis sialan ini menginjak kakiku dengan sepatu hak tingginya. Namun rintihan itu aku tahan di dalam mulutku agar aku tidak memancing perhatian orang di restoran ini. "Saya Bram, rekan kerja Nandini."
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

“Sisi, main sama Nini, yuk! Di belakang Nini punya banyak bunga lho, Sisi suka bunga gak?” “Bunga?” Sisi menyahut dengan ekspresi polos. “Kalian selesaikan masalah ini, tapi jangan di depan Sisi.” Tante Marina memberi usul. Ia masih berusaha membujuk Sisi. “Ayo, sayang. Main sama Nini dulu, Nini baik kok, sayang.” Kali ini Dinda membantu Tante Marina membujuk Sisi. “Beney?” “Bener dong. Gih, liat bunga-bunganya Nini.”
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

katanya lagi seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Semenjak hari itu segalanya tentang dia berbeda, sepertinya aku dan Adit selalu bertemu, namun aku masih belum tahu, apakah dia sudah tahu kalau aku adalah Rena yang suka neror dia selama ini atau tidak? Adit ternyata satu kelas dengan Dito, mereka jurusan patiseri atau pembuat kue yang terdengar seperti “segerombolan orang dengan celemek warna pink dan suka masak” Dari hal itu kupikir patiseri hanya ada cewek dan kalaupun ada cowok pasti cowoknya kecewek-cewekan (mengerti?), yah, semacam cowok tapi feminin gitu (loh??), tapi itu ga sepenuhnya bener, nyatanya cowok-cowok di patisserie ku akui lebih ganteng daripada yang ada di 3 p
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Bunga sama coklat yang lo kasih ke Nayla kemarin. RENO PRATAMA Gue pesen online itu mah. GALIH Pak presiden yg terhormat, napa gak bagi2 ama gw hasil razianya .. ERICK Cieew yang dah berani PDKT. Sikat mas. Semangka DONI DAMARA Hust! jangan pada ngerumpi. Gosip apaan ya? RENO PRATAMA
9.420.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai neri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status