Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NASI BERKAT

NASI BERKAT

Nasi Berkat 21 "Permisi, Mbak!" Seorang gadis berusia sekitar dua puluh tahunan yang sedang berkutat di depan komputer mendongak karena mendengar ada yang memanggil. Ia lalu tersenyum manis dan menghampiri Mak Siti. "Iya, Bu. Ada yang bisa dibantu?" jawabnya.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 225 Times as urs niki
Read
+Library
SUCI TAK PERAWAN

SUCI TAK PERAWAN

SUCI TAK PERAWAN "Sayang, ayolah. Aku udah tidak tahan lagi, nih." Aku berkata sambil memeluk tubuhnya yang mengeluarkan aroma wangi setelah dia selesai mandi. Oceana Safina Kinanti, itu namanya. Wanita itu baru saja kunikahi tadi pagi, yang kutunggu untuk bisa kunikmati sejak satu tahun yang lalu. Awalnya kami dijodohkan dalam sebuah pertunangan satu tahun yang lalu, siapa sangka hanya butuh waktu dua bulan aku sudah jatuh cinta padanya.
1018.0K viewsOngoingAdded to Library 685 Times as urs niki
Read
+Library
MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

Ish "Bagaimana, Ndah, malam ini kamu siap, kan?" tanya Mas Wiji sambil menyemprotkan minyak wangi ke tubuhnya. Seketika bau harum dan segar menguar dari tubuhnya yang gagah, apalagi sekarang ia memakai kaus oblong ketat sehingga bentuk tubuhnya terlihat nyata. "Untuk?" "Untuk ini." Mas Wiji merebahkan tubuhku lalu mencium kening ini dengan lembut setelah merapalkan sebuah do'a.
1055.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as urs niki
Read
+Library
MENIKAHI CEO AROGAN

MENIKAHI CEO AROGAN

Di ruang kerja pribadi Kania, aroma parfum mahal bercampur dengan wangi anggur merah yang baru saja dia tuangkan ke dalam gelas kristal. Wanita itu duduk anggun di kursi kulit, wajahnya terhias senyum licik yang samar. Di hadapannya, Jeno berdiri dengan kedua tangan di saku celana, menatap ke luar jendela besar yang memperlihatkan langit malam kota.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as urs niki
Read
+Library
Nisan Retak

Nisan Retak

kata Amira. Setelah mencapai lantai lima, Amira dan Anzar melanjutkan perjalanan mereka. Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan masker wajah untuk menghindari deteksi. Kamera keamanan berhasil dinonaktifkan sementara oleh Indra, memberi mereka waktu sekitar 15 menit untuk mencapai server. Di depan pintu ruang server, Amira mengeluarkan alat kecil untuk membuka kunci elektronik. "Indra, aku butuh kode akses."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as urs niki
Read
+Library
Setitik Nila

Setitik Nila

Pasti sangat menyakitkan bagi Kirana, ketika harus kembali mengingat masa lalu yang penuh kepahitan. “Serius,” balas Nena masih bertahan dengan posisinya. “Kalau kata sekred sebelum mbak Fanti, pak Djiwa nggak suka lihat karyawannya pakai baju kerja yang seksi. Kayak ... di luarnya pake blazer tapi pake dalaman yang dàdanya rendah.” “Oh.” Nila menutup buku tersebut, lalu memasukkan ke dalam tote bag-nya. “Aku sudah tanda tangan surat kontrak barusan. Jadi, aku sudah lepas dari tim produksi dan ada di redaksi.”
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as urs niki
Show Reviews (25)
Read
+Library
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Read All Reviews
Hello Mr. Niko

Hello Mr. Niko

Elita dan Amerika saling berpandangan saat mendengarnya. “Ada apa? Kenapa suara kalian berisik sekali. Sejak aku bangun tadi semua orang bersuara keras, sangat mengganggu sekali.” Tiba-tiba Niko keluar dari ruangan sudah rapi mengenakan kemeja biru dongker lengannya dilipat sedikit dengan celana bahan warna khaki membuatnya terlihat sangat menawan ditambah rambutnya dibiarkan berantakan jatuh tak beraturan.
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as urs niki
Read
+Library
NINE

NINE

"Sial! Aku tertipu." Setelah tenang, pemuda itu bangkit, jelas terlambat jika harus mengejar Nina. Hanya buang-buang waktu. Mencari barang petunjuk di tempat kejadian lebih baik, barangkali ada sidik jari. Namun kemudian tersadar, gadis tadi mengenakan sarung tangan panjang sampai lengan. Sontak ia menyandarkan tubuh di dinding depan toilet penuh sesal. Sial! Dilihatnya salah satu mayat wanita memiliki bekas luka di dahi, bertuliskan 'NINE'. Tepat sesuai dugaan, Nina adalah generasi ke-9 dari organisasi keparat itu.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as urs niki
Read
+Library
Utari

Utari

"Iya Nak, kau juga hati-hati disana.." Lalu Damar pergi dengan mobil jeep cruiser kuning miliknya. "Mau kemana dia?" tanya Bibi Rita. "Dia mau pergi ke Kalimantan Kak.." jawab Bu Dyah. "Hmmm.." deham Bibi Rita dan bergegas ke dapur. "Heh kau gadis kotor ! Apa menu makan malam nanti?" tanya Bibi Rita. "Malam nanti aku akan buatkan sop daging, sambal tomat, tempe goreng, juga ayam goreng nyonya." jawab Utari.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as urs niki
Read
+Library
Kiki's Journey

Kiki's Journey

Setelah menghabiskan makananku, aku berjalan menghampirinya. "Eh, sini, sini!" ucapnya senang. Menepuk permukaan sofa di sampingnya, memintaku duduk di sana. Seorang pria memakai topi biru duduk di depanku, "Kenalin," ucap Tracy lagi masih dengan bersemangat. Aku mengulurkan tanganku, yang di sambut oleh pria itu. "Andrew ...." ucapnya, "Kiki."
102.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as urs niki
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status