Budak Nafsu Big Boss
Anjani tau semua itu ia lakukan karena Abilawa tentu berada di kamarnya sendiri, jika tidak tentu berada di rumah salah satu istrinya.
Anjani melangkah ke kamar mandi, hendak menunaikan kewajiban sebagai umat muslim. Apalagi sudah terdengar azan shubuh dari kejauhan.
Anjani masih duduk tepekur di atas sajadah dengan tangan menengadah ke atas, ia merasa bersyukur dalam keadaan bagaimanapun masih ingat akan Tuhannya. Walau Allah memberikan pekerjaan sebagai wanita penghibur waktu itu, ia tetap tak akan melupakan kwajibanya menghadap Tuhannya. Walau kadang cibiran dari rekannya seprofesi, atau laki-laki yang saat itu berada satu kamar dengannya.