IBUKU PELAKOR
Lalu mulai membaca ayat-ayat suci, tangannya memutar, searah jarum jam di dalam baskom, sepanjang ayat dilantunkan.
Setelah itu, air ruqyah itu disapukan ke seluruh wajah dan tubuh Satria, hingga ke kaki. Ustad Mahmud menempelkan tangannya di dahi Satria. Lalu mulai membacakan ayat-ayat ruqyah. Kami semua diam, mendengar dan memperhatikan Ustad Mahmud dengan khidmat. Tak ada reaksi dari tubuh Satria. Dia tetap diam, seperti layaknya orang tidur saja.