Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRIKU SUGAR BABYKU

ISTRIKU SUGAR BABYKU

"Om, mau jadi pacarku??" "Pacar? Saya ini lebih cocok jadi Ayah kamu, Ra. Ketimbang jadi pacar." "Nggak apa-apa, Om. Kan pacaran sama sugar daddy lagi musim." "Memangnya kamu nggak tau sugar daddy itu apa? Sugar daddy itu om om nakal yang suka sama gadis genit kayak kamu." "Nggak apa-apa. Aku mau jadi gadis genitnya. Om, mau nggak jadi om-om nakalnya?" Darius pria dewasa menjalin hubungan dengan Aurora anak kuliahan centil dan manja. Bagaimana cinta beda usia ini berjalan?
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Istri Yang Dilupakan CEO

Istri Yang Dilupakan CEO

**Warning banyak adegan dewasa 21+, harap membaca dengan bijaksana** Perjodohan? Pernikahan yang terpaksa? Biasa, di kalangan mereka. Yang penting kerja sama perusahaan sudah terjadi. Toh, Noel selalu menganggap Bianca tidak ada. Mereka tinggal bercerai saat waktunya tiba. Tapi … "Nggak, kita nggak bisa cerai!" "Kenapa?" "Karena aku bilang nggak!"
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

“Ladangku tandus, utang menumpuk, istriku sakit. Nggak ada lagi penghasilan! Nggak ada lagi harapan! Kalian nggak merasakan yang aku rasakan! Maka dari itu ... aku akan lakukan apa pun asalkan keluar dari situasi ini!” Bagas Santoso, pria miskin 35 tahun, memutuskan melakukan pesugihan demi mendapatkan kekayaan instan dan cepat. Mendadak, takdir mengubah dia dan keluarganya. ——— Jangan lupa Follow IG @hitanaru_21
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Di hari pernikahan putraku, suamiku mengusirku dari kursi utama dan duduk di kursi undangan paling belakang. "Liana nggak menikah seumur hidup dan nggak punya anak karena aku." "Liana cuma mau mewujudkan mimpinya menjadi seorang ibu, hari ini saja. Apa kamu nggak bisa membiarkannya? Kenapa hari ini mesti ribut-ribut?" Aku menoleh ke arah putraku, berharap dia akan menghentikan kekonyolan ini. Akan tetapi, putraku malah berkata, "Itu benar, Bu. Aku sudah memanggilmu Ibu selama 20 tahun. Cuma hari ini saja aku akan memanggil Bibi Liana." "Aku cuma nggak akan ngasih teh ke Ibu. Jadi, bisakah Ibu nggak terlalu mempermasalahkan hal ini?" Menghadapi ayah dan putranya yang kompak ini …. Pada titik ini, tiba-tiba saja aku merasa jika 25 tahun terakhir ini hanyalah sebuah lelucon.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Hari ketika aku keguguran dan mengalami pendarahan hebat, suamiku justru memamerkan foto telapak kaki bayi yang baru lahir di media sosialnya. Teks yang dia tulis berbunyi, "Selamat datang malaikat kecil, Ayah akan selalu menjagamu." Dengan tangan bergetar, aku menelponnya. "Anak kita sudah nggak ada, kamu bisa datang ke rumah sakit nggak?" Dari seberang terdengar tangisan bayi. Suaranya terdengar malas. "Kalau sudah begitu, kamu jaga kesehatanmu baik-baik. Yessy baru saja melahirkan, dia butuh aku. Aku nggak bisa pergi." "Dan yang sudah mati jangan rebut kasih sayang dengan yang masih hidup, ngerti nggak?" Dia langsung menutup telepon. Aku hancur di ranjang rumah sakit, akhirnya menghapus air mata, lalu menekan nomor musuh bebuyutannya, Lukas. "Nikahi aku, seluruh Grup Largi aku bawa jadi mas kawin. Aku cuma mau kamu jatuhin Fandi, kamu mau nggak?"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Terungkap Berujung Penyesalan

Cinta Tak Terungkap Berujung Penyesalan

Setelah mencoba menggoda suaminya yang alim sebanyak 999 kali dan tetap gagal berhubungan intim, Jesica menelepon kakaknya. "Kak, aku berencana cerai." Lukman yang berada di ujung telepon hening selama tiga detik, lalu terdengar suaranya yang rendah. "Sudah kubilang Feri itu kayak orang suci, kamu nggak akan bisa memengaruhinya." Jesica tersenyum dengan mata yang memerah. "Iya, memang aku yang nggak tahu diri." Lukman berkata dengan nada santai, "Datang saja ke Negara Jumania, ada banyak pria tampan yang nggak kalah dari Feri di sini. Adik perempuanku yang selembut dan sebaik ini malah nggak dihargai, biar saja si Feri itu hidup kesepian sampai tua."
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Kebohogan Suamiku Demi Menutupi Aib Keluarganya

Kebohogan Suamiku Demi Menutupi Aib Keluarganya

Saat suamiku pergi ke toilet, ponselnya berdering. Aku melirik sekilas. Telepon dari adik suamiku, Ruslan. Aku mengernyit, tetapi tetap mengangkatnya. "Kak, uang bulanan 20 juta buat Ayah dan Ibu kok belum ditransfer? Ibu barusan nanya ke aku." Telepon ditutup. Darahku seolah-olah mengalir terbalik. Suamiku berdiri tepat di depan pintu toilet dan tangannya bahkan belum dikeringkan dari air. Aku menarik sudut bibirku. "Gajimu 16 juta, cicilan rumah 6 juta, kasih aku 4 juta, kamu simpan sendiri 2 juta. Kamu bilang kasih orang tuamu 4 juta, kok jadi 20 juta?" Bibirnya bergerak, tetapi tidak ada suara. Wajahnya sangat pucat, sementara tanganku gemetar hebat. Selama lima tahun, aku tak pernah sekali pun melihat kartu banknya. Lalu, apa lagi yang tidak aku ketahui?
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Aku disiram segelas air oleh klien, tubuhku gemetar saat menghadapi makiannya, sementara Raisa Gunawan memeluk asistennya sambil menatapku dengan dingin. "Yoga, hal kecil seperti ini saja nggak bisa kamu selesaikan. Perusahaan nggak butuh pemalas!" Aku menyeka air di wajahku, mengambil gelas dan menenggaknya sekaligus. Lalu, tanpa ragu, aku menuang segelas lagi dan menyiramkannya balik! Siapa yang mau bekerja di sini, silakan ambil alih. Aku nggak peduli lagi!
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Dia Memberikan Kasih Sayang kepada Wanita Lain, Aku Pergi Tanpa Menoleh

Dia Memberikan Kasih Sayang kepada Wanita Lain, Aku Pergi Tanpa Menoleh

Saat acara team building perusahaan, Branson memberikan ikat rambut kepada asistennya. Aku juga segera memberi cincin kawinku kepada asistennya. Melihat ini, Branson tertawa saking marahnya dan bertanya, "Itu cuma ikat rambut, apa masalahnya? Memangnya aku bahkan nggak boleh punya satu teman perempuan pun? Bisa-bisanya kamu melepas cincin kawinmu begitu saja. Kurasa, kamu benar-benar nggak mau bersama lagi." Aku menatapnya dan menyahut dengan nada tenang, "Ya, aku memang nggak mau bersama lagi."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Terapi Psikologis Khusus

Terapi Psikologis Khusus

"Nina, kalau kamu terus nggak menurut, terapi kita nggak akan bisa dilanjutkan." Di dalam klinik, Dokter Sam sedang melakukan terapi psikologis pribadi padaku. "Pikiran dan tubuh nggak dapat dipisahkan. Hanya ketika tubuhmu benar-benar rileks, tekanan batinmu dapat terlepas." Tangannya mulai bergerak, menjelajah. Pada saat pikiranku kosong, jiwaku merasakan ketenangan yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Akal sehat membuatku menangis dan memohon agar dia berhenti. Namun, tubuhku kembali mengkhianati keinginanku.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai nggak nanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status