Sentuhan Adik Sahabatku
Pikiran itu terus berputar di kepalanya, bahkan saat ia duduk di kursi tunggu sebuah spa eksklusif di Jakarta, dikelilingi sofa empuk berlapis beludru dan aroma kayu manis yang hangat.
Di sampingnya, Ghea menyandarkan punggungnya, kaki telanjang menyentuh lantai marmer yang dingin dan mengilap. Meski sedang mengurus skripsi, adiknya itu tetap menyempatkan untuk menemani Jennar mempersiapak diri di momen terpenting hidupnya.
“Mbak,” bisik Ghea sambil mencondongkan badan, “Siapa yang ide buat perawatan kayak gini?”