Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

Ia menarik napas panjang, tapi bukannya lega, justru dada terasa makin sesak. Kenapa gua bisa sampai di titik ini? Ia mengambil ponsel, mengetikkan beberapa keyword. "terang-sang saat hamil wajarkah?" Beberapa pencarian muncul, Lote membacanya pelan-pelan, ternyata wajar. Lote bernapas lega. Jadi dia tak aneh jika ingin melakukan hal itu dengan Padito. Baiklah kalau begitu, Lote merasa dia tak perlu ragu lagi.
10818 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as normally
Read
+Library
Broken

Broken

jawab Andre tak bersemangat. “Dih... lo kenapa? Sakit?” tanya Andi sambil menempelkan telapak tanganya mengelilingi wajah Andre. Ia juga melakukan hal yang sama pada wajahnya dan didapatinya bahwa temannya dalam kondisi sehat. “Perasaan badan lo gak panas? Lo kenapa? Galau? Jawab seru, tapi kayak orang gak makan setahun tahu, gak.” “Enggak kenapa-napa,” jawab Andre berbohong, tetapi langsung saja diketahui teman-temannya. “Bohong...” seru Andi, Agus, Rino, Doni, dan Yandi bersamaan.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as normally
Read
+Library
YOU

YOU

Charles sendiri hanya bergeming disana, dia tidak punya alasan untuk berkilah. "Sean, perhatikan nada bicaramu..... "Diam......!!!!" Sean berseru kencang yang langsung membungkam mulut Naomi. "Tutup mulutmu! Aku tidak membutuhkan nasihat mu." ujarnya dengan ekspresi datar. "Sean kendalikan dirimu! jangan seperti ini!" Charles mencoba memberi pengertian, dia bahkan berujar dengan nada rendah melupakan kedudukannya saat ini.
9.911.0K viewsCompletedAdded to Library 440 Times as normally
Read
+Library
Anara

Anara

Mereka menyebut nama masing-masing. David, cowok yang tadi menatap dengan intens, postur tubuh sempurna, dengan dada dan dagu di hiasi rambut-rambut halus, membuat dia terlihat macho. Dia memakai kaos boxer gombrong dan celana jeans belel. Jordan, sepertinya lebih pendiam, dan dingin. Kata-katanya juga datar dan tanpa ekspresi, terkesan kasar. Wajah tampan dan fashionable menjadi nilai plus untuknya.
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as normally
Read
+Library
YOU

YOU

Andiradira Oke, gue sebentar lagi sampe. Aluna memainkan smartphone nya untuk mengusir rasa bosan, membuka aplikasi I*******m dan melihat-melihat postingan teman-temannya di dunia maya. Berselang 5 menit kemudian Andira terlihat memasuki coffee shop, gadis itu mengenakan gamis hitam dan khimar navy bermotif bunga-bunga. Aluna tersenyum dan melambaikan tangan, Dira yang melihat itu pun langsung menghampiri Aluna. “Assalamu’alaikum” Sapa Dira.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as normally
Read
+Library
MAAF

MAAF

“Sepertinya kamu sedang marah?” Nana yang menyadari aura tidak mengenakkan sejak di ruang meeting tadi, memilih segera menyusul Cahyo ke ruangannya. “Aku hanya sangat lelah saja.” Dengan senyuman menggoda seperti biasanya, Nana berjalan lebih mendekati Cahyo dan membuka dua kancing atas bajunya, “Mari bersenang-senang, Baby.” Cahyo terkekeh, “Aku bukan
103.4K viewsOn holdAdded to Library 112 Times as normally
Read
+Library
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as normally
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Selain untuk makan malam, tentu saja mereka ingin melanjutkan obrolannya tadi yang tertunda. “Bagaimana keadaan Mayra, Len?” Wira kembali membuka obrolan ketika pramusaji sudah pergi setelah selesai menghidangkan makanan pesanan mereka. “Baik, Wira. Mayra sudah bersekolah seperti biasa, walau tetap harus aku peringatkan untuk tidak banyak beraktivitas, terutama bermain,” jawab Helena setelah membasahi tenggorokannya dengan minuman dingin yang dipesannya. “Seandainya aku segera mendapat pendonor, pasti Mayra bisa beraktivitas normal seperti anak-anak lainnya,” imbuhnya sedih.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 837 Times as normally
Read
+Library
NODA

NODA

Kututup laptop, aku sudah penat, apa yang ia katakan benar, lebih baik istirahat sebelum Nizam kembali terusik. Kurebahkan tubuh si sebelah Nizam, kemudian memeriksa suhu tubuh yang sempat tidak normal. Aman. Suhu tubuh sedikit turun meski masih ada sedikit anget namun, sudah ada keringat. Sedikit. Kupejamkan mata mengistirahatkan pikiran dan badan.
9.9177.3K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as normally
Show Reviews (34)
Read
+Library
ayoe rahayoe
Ku kejar dikau kemana² kak demi cerita ini. awal baca di apk merah, loncat ke ijo isi koin banyak² biar gk tertinggal bab kek di merah ternyata di ijo ceritanya mandeg beberapa hari,ada yg usulin apk ini dan sekaranglah daki disini demi dirimuhh kak novita .........
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status