Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda

Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda

Selalu siap. TAMAT
9.8349.1K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as smooth
Show Reviews (73)
Read
+Library
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Castle

Castle

Sapuan angin yang lembut berhasil menyentuh permukaan kulitku. Tom merangkul pinggangku, kemudian mendekatkannya ke arahnya. Kami saling melontarkan senyuman dengan jarak yang sangat dekat dengan kening kami yang saling bersentuhan. Desiran angin lembut menghantarkan aroma bunga-bunga yang menenangkan penciuman hidungku. Di saat suasana menenangkan dan menggairahkan ini, Tom mendekatkan bibirnya, dan kami berciuman di taman dengan cuaca siang hari yang indah dan mempesona.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as smooth
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

“Tapi sayang menurutku norak tau nggak, pake difoto segala.” “Bukan aku yang moto, Nda. Ngapain aku ambil foto begitu, freak banget. Nggak mesra-mesra amat juga kok. Lebih mesra kita.” Ervin sejujurnya merasa sulit bicara dengan sisa lips scrub yang masih ada di atas bibirnya. Ingredients-nya yang terdiri dari gula dan strawberry, yang membuat rasa lips scrub itu menjadi manis membuat Ervin tergoda untuk menjilatnya.
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 964 Times as smooth
Read
+Library
Difficult

Difficult

Menggerakkan miliknya didalam membuat mereka mendesah, Leo menarik kepala Putik dengan melumat bibirnya kasar tanpa menghentikan gerakan pada bagian bawahnya. Putik adalah lawan yang luar biasa, Leo mendapatkan kepuasan dengan bermain bersama dia. Miliknya memang tidak terlalu enak, hanya saja permainannya benar-benar memabukkan bahkan Leo harus bisa menahan diri agar tidak keluar dengan sangat cepat. Mereka hanya bermain sekali, waktu tidak memungkinkan untuk bermain lama. Menatap jam yang ada di dinding membuat Leo dan Putik harus segera menjemput Risa, Putik hanya membersihkan cairan mereka yang ada di mulut dan miliknya, begitu juga dengan Leo.
6.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as smooth
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Bruk "Aww... Hiks" Nico menghembuskan nafas kasar, dia turun dari golpcar dan menghampiri wanita lemah yang sedang menangis tersedu-sedu. Nico mengangkat satu alisnya ketika wanita itu mendongak, "Ck, jangan manja," ucapnya menatap Mawar dengan pandangan jijik. "Cepat berdiri atau kau ku usir dari sini," suaranya terdengar sinis dan tajam, membuat Mawar semakin mengeraskan isakan nya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as smooth
Read
+Library
Rasa

Rasa

Sebetulnya, itu cara yang gadis itu gunakan untuk mengurangi ketegangan dalam dirinya. "Setuju, Kyr. Kita harus pintar atur nafas. Pakai teknik 478 aja yuk!" ujar Sarah mengusulkan suatu masukan. "Wah, gimana tuh?" tanya Ataya kemudian dianggukkan oleh Kyra. Keduanya pernah mendengar sebelumnya, tapi maksud dari teknik tersebut, Kyra maupun Ataya belum memahami secara pasti. "Gini nih, tarik nafas 4 detik." Sarah mencontohkannya di hadapan Kyra, dan Ataya. Gadis itu menarik nafas panjang sambil menghitung 4 hitung mundur.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as smooth
Read
+Library
Reset

Reset

PLAKKK Pukulan lumayan keras mendarat mulus di kepala Saka. "Aduhhhh, sakit kak! Cewek main kasar itu nggak boleh tahu!" omel Saka cemberut mengelus kepalanya. Meski begitu dia turun juga, memasukkan motornya ke dalam setelah pagar rumah dibuka Lintang. Lintang menghiraukan Saka, dia menyuruh Saka duduk di teras depan sedang dia masuk ke dalam sebentar, mengambil kotak obat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as smooth
Read
+Library
Broken

Broken

ucap Yena sangat lembut. “Saya tunggu kabar baiknya besok pagi. Paham?” Meski ia berbicara sangat lembut, namun terpampang senyum misterius yang mampu membuat tubuh Ami bergetar. “Baik, nyonya. Saya paham. Kalau begitu saya permisi, nyonya.” Begitu ia mendapat izin, Ami langsung mempercepat langkah kakinya.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as smooth
Read
+Library
Exit

Exit

Untung saja gelasnya bukan gelas kaca, jadi tidak menimbulkan pecahan yang bisa saja harus bayar ganti rugi nantinya. “Maaf, Kak. Maaf.” Seorang siswi perempuan yang menabrakku tadi berucap meminta maaf berulang-ulang, tangan kananya kirinya mengambil gelas yang jatuh, sedangkan tangan kananya sibuk mengusap bagian mata dan pipi. April memberikan gelas minumnya padaku yang berusaha membersihkan seragam dari basah manis air es tea jus tadi, tatapannya seperti mengatakan ‘minum saja punyaku.’
102.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as smooth
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status