CEO Mencari Cinta
Tias membalik tubuhnya, sehingga kini pipinya yang menempel pada dada suaminya itu.
“Seperti yang kau tahu, aku CEO. Ada lagi?” goda Ilham.
“Ihhh, bukan. Bisnis yang lain. Kalau CEO bisa punya vila dan penginapan di pulau, berarti dia korupsi. Kamu tidak korupsi, ‘kan? Siapa tahu aja?” Tias mengangkat kepalanya dan tengkurap dengan suku sebagai penopang tubuhnya.
“Hahaha, kau aneh, Sayang. Baiklah. Kemarilah. Satu jawaban, satu ciuman,” tawar Ilham.
Bab Populer