Pak CEO, Tolong Lepaskan Aku!
lanjutnya lebih tenang, “cerita cinta kakak tuh direstui banget loh sama keluarga Kak Zayden. Mama mertua kakak tuh sayang banget, bahkan keluarganya juga nerima kakak dengan lapang dada. Nggak ada tuh istilah ipar julit, mertua galak, atau drama rebutan warisan kayak di novel-novel kamu.”
Nariza mengernyit, matanya menyipit curiga. “Ih, siapa bilang aku nulis soal ipar julit?”
“Eh gak ada yang begitu ya?!” sergah Alisha, memanfaatkan celah kecil itu untuk mengalihkan perhatian. “Maaf, maaf, besok-besok Kakak akan baca cerita kamu itu.”
Nariza mendengkus. “Udah ah, Kak. Bersih-bersih sana. Iza udah ngantuk.” katanya sambil berdiri dan berjalan ke kamar, tanpa menoleh lagi.
Hot Chapters