Taaruf dengan Anak Wanita Malam
“Nunik? Oh, santri baru ya. Ya udahlah, aku berangkat. Assalamualaikum!”
Selina mengecup punggung tangan umminya.
‘Ibu, kelak aku akan mencium tanganmu,’ batin Selina.
Selina berangkat ke Bandung ditemani Arman dan seorang santriwati bernama Nunik.
“Nunik, makasih ya mau nemenin,” ucap Selina tersenyum pada remaja seumuran Ruri-yang baru mondok sekitar dua bulan yang lalu. Sengaja, Ummi Sarah yang meminta langsung anak itu sebab dia berasal dari kampung pedalaman. Sesekali dia perlu tahu kehidupan kota.