Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

“Jelaslah Sakha kehilangan. Nggak ada yang nyiapin bekal, bikinin bento, nggak ada yang bikinin mainan, nggak ada yang selalu siap menjawab pertanyaan-pertanyaannya.” Nara tersenyum tipis. “Mas juga kangen. Nggak ada yang dipeluk dan dicium sebelum tidur.” Argan mengedipkan matanya. Nara tertawa lepas. “Besok Nara balik ke Purwokerto. Mas sabar aja nunggu Nara.” “Iya, aku akan nunggu. I miss you so much.” “Miss you too Mas ....” “I love you, Sayang. Kangen banget.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
Pernikahan Dadakan : Dimanja Suami Presdir Yang Dingin

Pernikahan Dadakan : Dimanja Suami Presdir Yang Dingin

ucap Nathan tulus. Arunika memaksakan senyum, mengangguk, dan mengucapkan terima kasih. “Kalau begitu, aku pergi dulu,” pamit Nathan. Namun, sebelum melangkah, ia mengeluarkan ponselnya. “Boleh aku minta nomor teleponmu yang baru? Nomor lamamu hilang bersama ponselku yang dulu.” Dia menyodorkan ponselnya pada Arunika.
1083.5K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as ntar dulu ntar dulu
Show Reviews (17)
Read
+Library
Aililea (din din)
Teman-teman, buku ini sudah tamat, ya. tapi aku sudah bikin buku baru, berjudul Pernikahan Kontrak : Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan. Kisah Arlo Radjasa, anak Aksa dan Alina. di Goodnovel juga pastinya, jangan lupa mampir ke sana, ya (⁠ʘ⁠ᴗ⁠ʘ⁠✿⁠)(⁠ʘ⁠ᴗ⁠ʘ⁠✿⁠)
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Read All Reviews
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

“Senang kamu suka. Tante sengaja bikin banyak, biar besok pagi bisa dipanaskan lagi.” Obrolan mereka mengalir ringan seperti biasa: hari Andre di kampus (dia cerita tentang kelas manajemen strategis dan tugas rumah mingguan tanpa menyebut konflik dengan Robert), hari Mila di kantor (meeting yang bertele-tele, bos yang cerewet, dan rekan kerja yang suka bergosip), rencana akhir pekan kalau cuaca bagus, dan sedikit cerita tentang film drakor yang mereka tonton semalam. Musik lembut masih mengalir dari speaker—lagu “Cinta Dalam Hati” sekarang diputar, membuat suasana terasa semakin romantis.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
Cerita Cinta Kelas Pekerja

Cerita Cinta Kelas Pekerja

tanya gw “sesuai namanya, kita ngerayu, terus yang dirayu harus bales ngerayu lagi. Tapi yang nyambung lah.. kayak bales pantun aja gitu. Yang balesannya nggak nyambung atau GR duluan, kita anggap dia kalah. Gimana?” jelasnya “ide lo beneran aneh. Udah deh, lo tinggal siapin duit buat makan porsi dua orang” jawab gw
1017.5K viewsOngoingAdded to Library 594 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
My First love

My First love

Kedengarannya memang sangat miris tapi itulah faktanya, bahwa Tita dan Nata bukan tipe kaum jetset dan hidup mewah yang suka berfoya-foya, bukan tidak mampu, sebenarnya gaji Tita tidak akan habis apabila membeli springbed baru, hanya saja jiwa sederhana yang sudah mendarah daging pada kakak beradik itulah yang menjadikan keduanya sangat menghargai setiap hal, sedetail apapun itu. Nata memang belum menghubungi Tita dari kemaren, dia masih kelelahan dengan perjalanan nya kali ini. Dan Tita pun sengaja belum menelepon Nata semenjak tadi pagi, pasalnya waktu di Indonesia maju enam jam dari Belanda jadi sudah pasti Nata saat ini masih terpulas.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Tinggal mengubah akte saja dan semua selesai. Narti yang baru saja mendengar tentang kabar berita tersebut terlihat begitu semangat. "Saya buat nasi kuning buat selamatan," timpal Narti dengan senyum sumringah. "Besok kita libur dua hari. Aku mau nengok makam kakung terus lanjut ke Solo buat ziarah makam uti sama bapak dan ibu," ucap Indira pada Narti. "Saya siapkan bahan-bahan untuk lusa kalau begitu, Mbak Indi," balas Narti.
1046.4K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
Pembalasan Rita

Pembalasan Rita

"Kamu memang tidak tahu malu, ya?" "Aku cinta kamu. Jadi untuk apa malu?" "Cinta ya? Apa kamu sudah menerapkan kata itu dalam kehidupan sehari-harimu? Kamu benar-benar tahu apa arti kata itu? Kita sudah tua loh?!" Narto merentangkan tangannya lebar-lebar. "Memangnya apa salahnya dengan menua dan cinta. Kamu tahu aku mencintaimu sejak kita duduk dibangku SMA."
7.4K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
Dicintai Kakak Tiri Posesif

Dicintai Kakak Tiri Posesif

kataku polos. Nares cuma tersenyum kikuk sembari menggaruk bagian pangkal hidungnya. Persis, seperti kebiasaannya sewaktu kecil dulu. "Dyl, lo masih sama aja, ya, kayak dulu. Entah kelewat polos atau emang bego, tapi gue tetep aja sayang," bisik Nares pelan, yang masih bisa kudengar. "Hah? Nares bilang apa tadi?" "Kita terlambat, buruan naik!"
87.3K viewsOngoingAdded to Library 290 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
Penakhluk Hati sang Miliarder

Penakhluk Hati sang Miliarder

Tersirat ada kebahagiaan di wajah tua yang mulai keriput itu. "Darren, duduklah! Kita makan dulu!" pinta papa terlihat begitu senang dengan kedatangan putranya. Sejenak, Natasha mendongak. Lentik indah bulu matanya tak berhenti mengerjap saat lelaki yang pernah ada dalam hatinya mulai berjalan ke arahnya. Yah, Dito Andaraksa adalah mantan kekasih natasha yang pergi meninggalkan dirinya tanpa sebab yang jelas.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

sahut Ninik “Tidak usah masak, nanati kita beli di luar aja, sambil jalan-jalan” Darto menarik Tangan Ninik sampai terhuyung jatuh di pangkuan Darto, Ninik yang langsing, dan tingginya hanya sepundak Darto terasa mungil de dekapan Darto “Ih Bi... kita belum sholat Isak...!” seru Ninik “Lha... kita memang mau ngapain...” ujar Darto dengan alis naik turun cantik, Ninik bingung sendiri mau jawab apa
9.882.7K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as ntar dulu ntar dulu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status