Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak dari Sang CEO

Anak dari Sang CEO

Dengan senyum licik, Nathania meraih ponselnya dan menekan sebuah nomor. “Eh, Tania. Tumben nelpon Tante,” suara Tante Mirna terdengar antusias. “Ada apa, sayang? Kamu sudah lama sekali nggak main ke rumah Tante.” “Apa kabar, Tante?” suara Nathania berubah manis. “Tania baik-baik saja. Nanti kapan-kapan Tania main ke sana. Tania juga kangen Tante… sudah lama kita nggak shopping bareng.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

tapi apa? Sementara mereka ribut di lantai bawah, di lantai atas Nathan sudah selesai mandi dan kini semua kotoran di tubuhnya sudah dibersihkan. Nathan berdiri di depan cermin memandangi pantulan dirinya yang masih berjanggut lebat dan berjanggut panjang, "Lana, Lena, Kakak kembali." bisiknya parau.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Berjalan ke arah kamar yang tadi Nathan tunjuk. Sementara Nathan, ia menelan saliva yang tertahan di tenggorokan saat mendengar Aruna berbicara. Ia pun jadi teringat akan masa lalu sebelum akhirnya ia kembali bertemu dengan Aruna. Saat itu, ia sering kali pergi ke hiburan malam dan bermain dengan para wanita. "Itu kan dulu, Sayang. Sekarang sudah enggak kok, kan sekarang aku sama kamu terus," ucap Nathan mengejar.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Petaka Semalam di Kamar Adik Ipar

Petaka Semalam di Kamar Adik Ipar

’’ Valerie maju ingin mendekati Nathan, tapi laki-laki itu bergerak mundur dan malah mengangkat satu tangannya seolah meminta batas. ‘’Tidak. Aku tidak salah paham lagi, Valerie. Sungguh. Jadi tolong, jangan membodohiku lagi.’’ ‘’Nath…’’ ‘’Harusnya, saat kau mengatakan bahwa kau bukanlah Valerie ku yang dulu, seharusnya aku mengerti sampai di situ,’’ ujarnya berkaca-kaca. ‘’Tapi bodohnya, aku malah menunggu. Menunggu dan percaya bila kita akan akan kembali seperti dulu.’’
9.727.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

("Mau makan bersama?" ("Apa maksudmu? Jangan bercanda!") ("Kamu gak mau mengucapkan kata selamat datang untukku?") ("Kamu ada di sini?") ("Ya.") ("Oh ya. Apa Naren mengganti nomornya? Aku tidak bisa menghubunginya.") ("Untuk apa kamu tanya anak gila itu?") ("Aku merindukannya,") ("Jangan ganggu adikku lagi!")
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Terbuai Cinta Palsu Tuan Muda

Terbuai Cinta Palsu Tuan Muda

Entah noktah hitam setebal apa yang telah menghalangi nalarnya untuk berpikir jernih bahwa dosa besar yang telah ia lakukan menjadi penyebabnya melupakan ibadah yang utama itu. “Yang,” Nathan sudah tiba di parkiran luar, lalu mematikan mesin mobil sambil mengapit ponsel di antara bahu dan telinganya saat keluar. “Aku mau sholat dzuhur dulu sebentar, tunggu ya, sayang.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Penakhluk Hati sang Miliarder

Penakhluk Hati sang Miliarder

Tersirat ada kebahagiaan di wajah tua yang mulai keriput itu. "Darren, duduklah! Kita makan dulu!" pinta papa terlihat begitu senang dengan kedatangan putranya. Sejenak, Natasha mendongak. Lentik indah bulu matanya tak berhenti mengerjap saat lelaki yang pernah ada dalam hatinya mulai berjalan ke arahnya. Yah, Dito Andaraksa adalah mantan kekasih natasha yang pergi meninggalkan dirinya tanpa sebab yang jelas.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

tandas Dante dengan lugas. *** Next, siap kondangan?
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Ini Bukan Perjodohan Pangeran Biasa

Ini Bukan Perjodohan Pangeran Biasa

tandas Gala. "Ngapain? Gue baru mau berangkat besok," tolak Nata. "Se.ka.ra.ng," tegas Gala. "Ogah Ga, besok aja. Lagian masih banyak temen gue di sini," tolak Nata lagi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Partner In Crime

Partner In Crime

tanyaku. “Tidak, dia memiliki pertemuan penting dengan pimpinan perusahaan digital dari Australia. Dia hanya menitipkan salam padamu dan peringatan kalau kamu jarang bermain ke sana,” ledek Nathan, aku tertawa kencang, jika aku pergi mungkin aku tidak akan bisa kembali pulang lagi. “Nenek tua itu pasti akan menjadikanku budak birahinya lagi jika aku tetap pergi ke sana,” ucapku kelakar.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai ntar dulu ntar dulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status