Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Membuang Lelaki Sampah!

Membuang Lelaki Sampah!

"Mau duduk dulu?" Aku menganggukan kepala. Aku ingin meluruskan kaki yang sejak tadi tertekuk. Mas Yuda mendudukan aku di kursi belakang. Ia menurunkan sandaran kursiku, kini pinggangku lebih lurus dengan bantal mengganjal kakiku di bawah kursi. Mbak Yayuk dan Kania mendekat. "Pegal? " Mbak Yayuk bertanya. "Iya mbak, sedikit panas dipinggang"
1057.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Mengingat Rasulullah sendiri menganjurkan makan sambil duduk. Di antara tamu yang mulai berjubel itu, ada dua sosok yang mencuri perhatianku. Mereka sudah membawa piring. Sambil menyuapkan makanan ke mulutnya, sesekali pandangan keduanya mengarah padaku. Jika tamu yang lain memilih mengucapkan selamat terlebih dulu kepadaku, mereka memilih makan terlebih dahulu. Itu tidak masalah sebenarnya. Sebab tidak ada ketentuan urutannya. Apakah makan dulu atau memberi ucapan selamat.
1021.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 744 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Misteri Gadis Lintas Waktu

Misteri Gadis Lintas Waktu

"Duduklah," ujar lelaki tua dengan suara parau. Ia mendahului duduk, sedangkan kami semua masih mematung di tempat. "Kenapa kalian masih berdiri saja? Silahkan duduk dan nikmati jamuan ini." Jamuan?
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 57 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

"Mbak mau dipijet bagian mana dulu? Kalau emang di punggung, berarti Mbak tengkurap aja." Mbak Masha kembali diam, tampak berpikir sejenak untuk menentukan bagian tubuhnya yang paling lelah. Akhirnya, dia kembali mengambil posisi tengkurap. “Pijet di punggung dulu aja ya.” Aku pun mengambil posisi duduk di tepi ranjangnya, mulai menuangkan sedikit minyak ke telapak tangan lalu membalurkannya ke area punggung.
10149.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Walau Tak Seindah Mantanmu (Sentuh Hatiku, Hubby)

Walau Tak Seindah Mantanmu (Sentuh Hatiku, Hubby)

Segera kusambut uluran tangannya. Karena tak mampu lama-lama berdiri dengan posisi perut buncitku, aku duduk lesehan di depan gerbang dengan kaki berselonjor. "Maaf, ya, Mbak, capek berdiri terus!" ucapku takut dia tersinggung. Vivida kembali tersenyum, ia duduk jongkok di sampingku, mungkin gak enak kalau dia berdiri sedangkan aku duduk di bawahnya.
1016.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 642 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

*** "Duduk. Sebelum makan malam sama-sama, kita ngobrol dulu sebentar karena Mama pengen tahu dulu apa yang sebenarnya terjadi di bawah tadi." Mendudukan dirinya lebih dulu di sofa single yang tersedia di ruang tengah lantai dua, perintah tersebut lantas dikatakan Aleora padaa Rainer mau pun Rajendra yang mengikutinya sejak beberapa menit lalu.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Lo dulu, Ka!" "Eh." Ucapnya dengan ekspresi yang sangat menggemaskan. Aku sendiri masih bertarung dengan asumsi-asumsi di kepalaku. Apakah harus menyatakan apa yang diinginkan, atau memendamnya tanpa tau kapan lagi menemukan waktu yang tepat untuk merealisasikan. "Abang dulu aja gapapa." "Lo dulu, Ka." "Abang dulu aja gapapa, gak penting-penting juga kok," Lanjutnya dengan menarik kedua sudut bibir ke samping kanan dan kiri.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Ia duduk di lantai dan meletakkan nampan dengan sangat hati-hati. “Sudah, Nyonya, apa ada yang diperlukan lagi? Maaf sedikit lama, ibuku menghangatkan lauk dulu tadi,” ucapnya lagi sambil duduk bersimpuh. “Tidak ada lagi. Kamu bisa kembali,” ucapku sambil duduk di tepi ranjang. “Saya permisi, Nyonya,” katanya sambil berusaha mundur dalam posisi bersimpuh.
1019.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 627 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Tanya Rin "Serahkan pada saya tuan muda, saya akan menyediakannya, atau tuan muda ada rekomendasi tempat, saya akan memberikannya untuk anda" Rin tersenyum mendengar pernyataan itu "saya ingin tempat yang itu" ucap Rin menunjuk ke tempat yang pertama dia temui "Baik, saya akan menyiapkannya untuk anda" ucap sang petugas Flashback Off... "Em......saat aku mencari tempat, aku menemukan tempat ini kosong, baru di tinggal....jadi,...aku meminta petugas untuk menjaganya untuk kita" jelas Rin sedikit canggung
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Ia berniat mengomel sampai puas selama beberapa hari dan memberikan efek jera bagi Caraka. "Udah malem, Abang istirahat sana. Tidur di kamar bawah aja." "Di atas aja. Nggak apa-apa, Abang bisa pelan-pelan naik tangganya." "Di bawah aja, Bang." "Nanti malem gimana Abang ngecek kamu? Kalo sekarang naik kan kesadaran masih penuh, kalo nanti malem Abang masih ngantuk tapi maksain naik tangga kan lebih bahaya."
1023.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 655 Beses bilang merangkak dulu atau duduk dulu
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Mga Madalas Itanong

Bermain skateboard atau rollerblade selalu bikin aku excited, terutama saat ngebahas teknik meluncur yang bener. Sikap tangan dan kaki itu krusial banget—bayangin aja kalo salah posisi, bisa-bisa langsung makan aspal. Kaki harus dibuka selebar bahu, lutut sedikit ditekuk buat ngejamin keseimbangan. Jangan lupa, berat badan ditumpukan di bagian tengah, bukan di depan atau belakang. Tangan? Santai aja, tapi tetap siap buat counterbalance kalo tubuh mulai goyang. Aku sering liat pemula yang kaku banget pegangin tangan di samping badan, padahal lebih natural kalo sedikit dibuka ke luar seperti mau peluk angin. Tips dari pengalaman pribadi: latihan di rumput dulu buat ngurangin risiko cedera, baru naik level ke permukaan keras.

Hal lain yang sering dilupain adalah posisi kepala. Jangan terus-terusan nunduk liatin kaki, karena bakal bikin postur tubuhmu gak stabil. Pandangan harus lurus ke depan, kaya lagi jalan biasa. Kaki yang dominan biasanya di depan, tapi tergantung preferensi. Awal-awal emang bakal terasa aneh, tapi lama-lama bakal jadi second nature. Oh, dan jangan lupa pake pelindung siku/lutut ya—trust me, itu penyelamat hidup berkali-kali!

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status