Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

"Wah.. itu cita-cita yang mulia." Citra mengulum senyum melihat interaksi keduanya. Ia lalu memundurkan langkahnya untuk memberi ruang Nicho dan Bunga berbicara. Dari jauh, ia melihat kedua orang itu saling bertukar nomor ponsel. Kehidupan berlanjut ke masa kuliah. Citra dan Nicho sering bertemu dalam acara Universitas. Nicho sendiri masih dengan ambisinya menjadi anggota BEM Universitas.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

“Bu, tolong katakan sesuatu. Apa yang terjadi? Apa ini ada hubungannya dengan suami saya?” Butuh beberapa detik bagi Mentari untuk mengumpulkan kekuatan sebelum akhirnya ia bicara. Suaranya pelan, hampir seperti bisikan, tapi setiap kata yang keluar terasa begitu berat. "Yulia ... dia ... dia mati di sini, Nur." Nuri terdiam. Kalimat itu menghantamnya seperti petir di siang bolong. Yulia? Mati di sini? Yulia siapa?
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.2K kali sebagai nun mati bertemu nun
Tampilkan Ulasan (184)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Osky Agistaragia
mba thor, kenapa koq sekarang ini cuma 1 bab sehari?! Biasanya 2 bab sehari? itupun buat kita2 masih kurang...koq ini malah dikurangi jadi 1 bab.. Tolong di tambah deh mba thor..... Mohon bisa dipertimbangkan usulan n permintaan para pembaca n penggemar mba thor...agar bisa diterima dan terealisasi
Baca Semua Ulasan
(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

cetus Nia. "Di dunia ini belum pernah ada orang melihat yang sebenarnya. Semua hanya mereka-reka. Makanya surga dan neraka itu dijanjikan sesudah mati. Supaya tidak ada orang yang bisa protes." Pak Abdi mencebikkan bibirnya. "Terserah keyakinan Bapak saja. Supaya cepat, langsung saja. Mau apa Bapak ke sini?" "Nah begini yang saya suka. Stright to the point." Pak Abdi bersiul.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

Ada perasaan sedih memandang nama-nama yang dibacanya dalam hati. “Kasihan ya Bang.., mereka sedang jalan-jalan seperti kita ini malah jadi korban,” ucap Aruna menitikkan air mata saat membaca 200 nama tertulis disana. “Inilah hidup sayang. Kita nggak akan tahu apa yang akan terjadi di hadapan kita. Yang perlu kita lakukan cuman berdoa dan menjalaninya aja. Hidup kita dan mati kita adalah rahasia dari sang pemberi kehidupan,” ucap Lukman diplomatis.
910.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
Kembali Padamu

Kembali Padamu

Retina Nur terpaku pada bias Indah dari wujud pria yang bernama Gewa itu. Lalu, tersadar oleh pertanyaan iseng yang Gewa lemparkan kepadanya. "Ngomong - ngomong kita selalu bertemu secara tidak sengaja ya Nur? hehe..." tanya Gewa. Beberapa menit setelah pertemuan tadi, kini dia sudah duduk di kursi kosong tepat di depan Nur.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Udah lah jangan bercanda terus, kamu mah dari tadi nakutin terus, ada kuntianak lah, pocong lah, malah kali ini di tambah akting ketakutan gitu, katanya ada nenek-nenek. ” “Udah lah Mat, kagak takut apa, lagi berdua gini di jalan malah ngobrolin yang serem-serem. ” Kata Mang Nandi dengan sedikit kesal. Namun Mamat kali ini terdiam, Mamat tidak tertawa seperti tadi ketika melihat Mang Nandi ketakutan. Dia hanya diam saja seperti menghiraukan apa yang Mang Nandi bicarakan. “Heyy,, Mat,,, heeyyy! ” Kata Mang Nandi kembali menepuk-nepuk Mamat.
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.3K kali sebagai nun mati bertemu nun
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Mengenai anakmu Ramatahati tidak pernah kuketahui. Jin Bara Neraka tatap muka Maithatarun beberapa saat seolah hendak meneliti apakah keterangannya bisa dipercaya. Kemudian manusia ini sunggingkan seringai.”Hai! Maithatarun! Ternyata kau tidak bakal mati sia-sia! Kau mati dengan menanam budi padaku! Semoga para Dewa dan para Dewi memberikan tempat paling indah di atas langit! Tiba saatnya aku membunuhmu Jin Kaki Batu"
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 989 kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
PRISONER of HEAVEN

PRISONER of HEAVEN

“Kau ingat bagaimana kita bertemu untuk kedua kalinya di kebun bunga belakang panti?” Kalimat Lynelle membuat ingatan Matthew kembali bergulir pada saat itu juga. Ia terkekeh. “Aku tak menyangka akan bertemu lagi denganmu setelah saat pertama kita bertemu di gereja” “Sama. Pantas saja aku merasa tak asing” “Sulit mengakui jika itu memang dirimu. Kau terlihat berbeda sejak saat pertama kita bertemu” “Benarkah?” “Tentu,”
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Apa ini yang dimaksud Bu Landia dengan ucapan, 'Sampai jumpa di hari Senin'? Tanpa menunggu lama, Mataya segera beranjak dari kursinya. Dia keluar dari ruang guru, lalu berjalan menuju ruangan pemilik yayasan sekolah tempatnya bekerja. Di tengah langkahnya, beberapa murid menyapanya dengan riang. “Good afternoon, Miss Taya!” Mataya membalas sapaan mereka seperti biasa, dengan senyum hangat dan suara lembut. “Good afternoon.”
1063.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai nun mati bertemu nun
Baca
+Pustaka
Tante, mau kan jadi Mamaku?

Tante, mau kan jadi Mamaku?

Apalagi Guntur coba? Cari mati aja, udah! “Tan, ayolah. Aku cuma mau ngomong empat mata sama lo,” iba Guntur menatapku. “Gue udah nggak mau ngomong sama lo!” Kali ini aku yang menjawab. “Bagus, Tan! Ini baru sobat gue. Pokoknya jangan ketipu sama kadal bangke itu!” Nurhayati langsung merangkul aku dengan bangga.
9.9457.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai nun mati bertemu nun
Tampilkan Ulasan (178)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Fix...Dika & Intan sehati....sama sama nervous saat ijab qobul Akhirnya ijab qobul berjalan dengan lancar Selamat menempuh bahtera pernikahan untuk Dika & Intan............ Dan untuk Bella....Selamat punya mama batuu.........
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status