Tergoda dengan Tetangga Daun Muda
“Keasyikan? Jadi urusan ruko lebih penting daripada janji ketemu kita? Kalau memang ada halangan setidaknya ngasih kabar, lah!”
“Iya..,maaf, Rum, soalnya ini kan penting banget. Kamu kan tahu soal planing usahaku ke depan..”
“Oh iya, itu demi masa depanmu ya Mas. Aku paham!, itu kan emang cita-citamu untuk membahagiakan anak dan istrimu. Itu prioritasmu, aku kan nomer ke sekian”. Wajah arum nanar, tatapannya kosong, namun nada bicaranya menusuk.