Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Marga Kuromori

Marga Kuromori

“Aku setuju dengan Pak Rogiku.” Para hadirin terkejut dengan pernyataan wanita yang masih asing dalam kehidupan mereka walau Nyonya Muda Kuromori tersemat pada Mirae. “Mirae, apa maksudmu?” Yosihara begitu keheranan dengan istrinya ini. Apalagi yang Mirae sembunyikan dari Yosihara. “Yosihara, aku tidak percaya dengan Tuan Ozuru.” “Kenapa Mirae? Dia tetua marga Makigara.” Tuan Ikada angkat bicara.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

Nyi Alam Kasuyatiansang dewiDewidewidewa/dewi
jelas Larasati. Si pelayan tersenyum hingga mata sipitnya seolah-olah menghilang. “Tuan sangat menyukai congee buatan Nyonya An, tetapi sayangnya Nyonya telah lama meninggal.” “Congee?” Larasati memiringkan kepala. Pelayan menerangkan, “Bubur khas China yang Anda maksud.” “Ya, sudahlah.” Larasati tidak ambil pusing. “Apa Bibi punya resepnya?”
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

Perempuan itu meletakkan mangkuk di atas meja dapur berbahan keramik itu. Tak lama Alby mematikan kompor karena nasi sudah perlahan-lahan menjadi bubur. Laki-laki itu tampak mencoba mencicipi. Kemudian menyodorkannya juga pada Devita. "Apa? Gak mau," tolak Devita. "Cobain dulu menurut aku udah pas ini. Barangkali selera lidah kita beda." Devita akhirnya memakan sedikit sodoran bubur dari sendok yang Alby sodorkan ke mulutnya. Sesaat ia diam, mencoba merasakannya. "Lumayan."
876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

ujar Tuan Besar. “Ayah maafkan aku Ayah, aku tidak berpikir panjang!” isak Flora. Saat suasana sedang genting, salah satu pelayan datang. “Tuan Muda Pertama, kami sudah menemukan Perhiasan milik Nyonya.” “Dimana?” tanya Zico cepat. “Di- ditempat penyimpanan perhiasan milik Nyonya Kedua,” ucap pelayan itu gugup.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

tanyanya sambil tertawa, namun air mata terus bercucuran di wajah cantiknya Aisya datang, dengan mengenakan gamis berwarna merah menyala, dan di polesi riasan tipis di wajahnya. "Maaf!" sahut mas Yusuf, menunduk. "Wanita yang kamu katakan pembantu itu, ternyata maduku? Luar biasa," ucap Aisya. Sambil menyeka kasar air matanya. "Sudahlah Aish, untuk apa kamu tangis? Untuk menjatuhkan harga diri? Terus di injak-injak mereka!" kataku pada Aish.
10100.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Cintaku Melawan Restu

Cintaku Melawan Restu

tanya Nyonya Regina meyakinkan keterangan Monica. Gadis cantik berwajah oriental itu pun menganggukkan kepalanya beberapa kali seraya menjawab, "Iya. Nicky sudah punya pengganti Monic kok, Tante. Dia penyanyi di Merlino Cafe and Bar, namanya Cherry Ayudia." Wanita konglomerat itu terperangah mendengar pekerjaan perempuan yang menggantikan posisi tunangan puteranya sebagai pacar.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Nyonya Wanda istri Mafia

Nyonya Wanda istri Mafia

Ruangan yang di dekorasi dengan plum merah dengan lukisan ikan koi yang besar. Wanita itu menggunakan sebuah baju cheongsam kuning yang di bordir oleh benang emas dengan sanggul rambut yang harganya tidak ternilai karena berasal dari kerajaan kuno. “Selamat siang Nyonya pertama,” ucap keduanya. “Masuklah.” Mereka duduk berhadapan dengan nyonya pertama. Nama asli dari nyonya pertama adalah Jiang Lee dia berasal dari China tapi setelah menikah dengan Bara namanya dia ubah menjadi Jihan dan pindah mengikuti Bara.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Hope in Love

Hope in Love

Seorang pelayan mendatangi tempat Naraya dan memberikan buku menunya dengan sopan. “Selamat datang di Restaurant Tjiki Lima Nyonya, reservasi atas nama Ibu Naraya.” Ucap pelayan itu dengan sopan. Naraya mengangguk dengan tetap menyunggingkan senyum di wajah cantiknya. Sambil menerima buku menu yang di ulurkan pelayan tersebut. “Kalian mau pesan apa?” Ucap Naraya pada teman-temannya. “Aku chicken Dabu-dabu sama minumnya lemon tea.” Ucap Kinan dengan semangat
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Kembalinya Si Suami Bajingan

Kembalinya Si Suami Bajingan

Ucap Nyonya Dea sambil tersenyum manis. Nayla tetap diam dan menatap Nyonya Dea dengan tatapan dalam. Ia sedikit kagum pada wanita itu, selain wajahnya yang cantik. Nyonya Hyu juga orang yang berhati lembut dan sangat ramah. Itu membuat Nayla sedikit nyaman. Ia sebenarnya sudah mempersiapkan diri sejak lama untuk momen seperti ini di masa depan. Setelah lama terdiam, Nayla akhirnya tersenyum kecil dan berbicara tak kalah lembut. "Aku baik-baik saja. Aku tidak tau Ibu akan datang. Jika aku tau, aku akan menyiapkan lebih banyak cemilan di rumah."
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai nyonya dekisugi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status