Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

tanya Eva pada Mama Dinda. "Kelainan ini sebenarnya bisa diobati. Obat yang paling manjur adalah Sabar dan Syukur. Dengan dua hal tersebut akan menjadikan orang lebih giat bekerja dan kerja keras. Selalu mensyukuri apa yang dimiliki dan selalu sabar untuk mencapai apa yang ingin dimiliki tanpa terburu-buru. Selain itu segala sesuatu yang dimiliki karena kebutuhan bukan karena ingin dipamerkan," jelas Mama Dinda.
9.544.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

"Jangan suka menekuk muka, nanti kamu bisa cepat tua. Tidak lucu kan kalau kamu sudah terlihat seperti kakek-kakek padahal belum menikah." "Sialan!" Arvi mengumpat seraya terkekeh hambar. "Yah, aku memang sedang kesal." "Kenapa?" "Tadi ada pasien, masih bayi. Umurnya kira-kira baru tiga bulan, dia mengalami obstipasi. Kata orang tuanya, bayi mereka tidak buang air besar lebih dari dua minggu, bahkan perutnya terlihat membuncit. Dan kamu tahu apa penyebabnya?"
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 769 kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Bukannya magh mamak rasa kak, tadi siang habis makan sama kakak itu, sakitnya rasa perut mamak, pergi mamak ke belakang, tapi tak bisanya mamak buang air besar, keras tak maunya keluar, sampe sekarang" "Coba Laila pegang dulu perut mamak" "Mak, kerasnya perut mamak ini" tambah ku. "Sakit lah kak rasanya" mamak meringis memegang perutnya. "Mana obat mamak kemarin?" Tanyaku membuka laci rias di sebelah kasur mamak. "Habis" "Ya Allah mamak, obat 4 biji itu habis?" "Mamak minum dua kemarin malam, tapi tak mempan, mamak minum lagi pagi ini dua, tak mempan juga"
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Uang Belanja Istriku dirampas Ibuku

Uang Belanja Istriku dirampas Ibuku

Aku sarankan setelah aku mencari di pencarian internet. "Iya, Bang." Niar tetap berjaga di dekat Icha malam ini. Tiap saat Icha harus selalu diberikan minum. Demamnya pun masih ada. Aku mendapatkan kabar dari sahabatku kalau harus memberikan obat khusus diare ini, dan membelinya di apotek. Berbentuk sachet yang dapat diminum langsung oleh anak. "Dek, aku ke apotek dulu. Mau beli resep dari temanku, ya!"
9.533.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Dokter Jenius Desa Menjadi Penguasa

Dokter Jenius Desa Menjadi Penguasa

Satrio memeriksanya dengan teliti, lalu menekan beberapa titik di pergelangan tangannya. “Ini bukan gatal biasa, Bu. Ini karena darah kotor. Mungkin karena terlalu banyak makan makanan manis dan berpengawet,” jelas Satrio. “Tapi jangan khawatir, obatnya ada di sekitar kita.” Ia menoleh ke arah tumpukan tanaman yang dijual ibu itu. “Saya lihat Ibu menjual tanaman lidah buaya dan daun binahong, kan?”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Dengan Majikan

Malam Pertama Dengan Majikan

"Nanti akan dibimbing oleh Bidan bagaimana cara membantu bayi supaya kentut. Nak Ghani juga sepertinya sudah lama tak mengeluarkan fasesnya. Sebaiknya, beri makanan seperti pepaya supaya mempermudah ia buang air besar karena sudah mulai makan. Ini saya beri resep." Lalu datang seorang suster, ia meletakkam Ghani di kasur kecil dan membantunya untuk kentut. Butuh waktu cukup lama hingga akhirnya terdengar suara merdu itu. Ah, lega sekali rasanya melihat Ghani tertawa. Apakah kamu tersiksa karena tak bisa kentut, Nak? Setelah menebus obat yang berupa sirup dan juga salep, kami pun pulang. Sepanjang perjalanan, tak hentinya Mas Andra menggoda Ghani.
1072.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Tajir

Terpikat Janda Tajir

"Makanya, Ma. Ga boleh durhaka sama anak." Puuuk! Bu Ambar melemparkan roti yang masih terbungkus plastik pada Jaja. "Bodo amat!" celetuk Bu Ambar sambil kembali merebahkan tubuhnya di atas brangkar. "Ma, ada obat paracetamol ga?" "Ga ada ." "Ibuprofen?" "Mana ada, Jaja." "Kalau Mixagrib?" "Gila kali lu ya, emangnya emak lu apotek!"
9.4138.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Misi Menggoda Hati

Misi Menggoda Hati

tanyanya lagi. Aveline menggeleng pelan. “Belum, Dok. Pencernaan saya memang agak kurang lancar. Biasanya bisa sampai tiga hari sekali baru BAB.” Dokternya mengangguk mengerti. “Oke, Bu. Itu juga bisa jadi salah satu penyebab kramnya. Kalau tinja menumpuk di usus, bisa memicu rasa nyeri atau nggak nyaman seperti yang Ibu rasakan tadi.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

"Ibu, ini ada air hangat untuk diminum bersama obatnya. Nanti diarenya akan berhenti." Windy bersandar di pintu toilet. Hatinya menghangat ketika dia melihat tatapan prihatin dari ketiga anaknya itu. Setelah mencuci tangan, ia mengambil obat dari Julian dan air dari Julius, lalu menelan obat diare. Kevin, pria tercela itu. Dia menyuruhnya makan begitu banyak makanan pedas dan sekarang dia mengalami diare. "Ibu, kamu harus tidur dan beristirahat."
1052.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai obat untuk bab terus
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Namun, sebentar kemudian dia mulai memegang perutnya lagi. “Mengapa ini terjadi lagi? Mengapa aku merasa mulas? Apakah aku terkena diare?” Sharon berjalan ke toilet lagi sambil berpegangan pada dinding. “Bajingan, bagaimana ini bisa disebut pengobatan? Itu pasti obat pencahar!” George sangat marah sampai mengepalkan tangannya dan wajahnya memerah.
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152.9K kali sebagai obat untuk bab terus
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status