Just alone
Tidak mudah bagi Amel untuk melangkahkan kakinya siang hari, sinar matahari yang menyilaukan membuat mata Amel sedikit sakit dan kulitnya terasa terbakar, sebab dia hampir tidak pernah keluar siang hari.
Dia mulai berjalan pelan dan menghidari bertabrakan dengan orang lain, tiap berapa langkah dia akan berhenti dan mulai menghirup nafas lalu menghembuskannya secara perlahan, cara itu selalu membuat Amel berhasil untuk menenangkan jantung yang gelisah.
Tak terasa langkah kaki Amel sudah sampai di depan mini market, perlahan-lahan Amel membuka pintu dan bertanya kepada salah satu petugas mini market disana.
Capítulos Populares