Aku Sang Pria Pemuas
“Maaf…kaka sangat cantik, aku hanya mengagumi kaka saja, tak ada maksud lain, oh ya kenalkan namaku Abu Magun!”
“Tak perlu, aku sudah punya pasangan. Lain kali kalau bertemu, anda harus tanya saya. Jangan lancang main bayar saja, permisi!” sergah wanita ini, lalu dia pun berlalu dari hadapan pemuda tampan ini, yang ternyata Abu Magun adanya.
Abu Magun hanya senyum kecil, dia tak patah arang. “Ini baru awal cantik, tunggu sesion berikutnya,” batin Abu Magun, lalu pergi dari restoran mewah ini.
Hot Chapters