Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A Man In Love

A Man In Love

***** Fey membuka pintu depan rumahnya, dan mendapati ada seorang kurir yang mengirimkan sebuket mawar merah untukknya. "Selamat siang, atas nama Ms. Feylonna Clarke?" Tanya sang kurir untuk memastikan kalau ia mengirimkan bunga ke orang yang tepat. "Iya, saya sendiri." Jawab Fey membenarkan. "Anda mendapatkan kiriman 1 buket mawar merah. Dari Tuan Alexandre Hilman." "Terima kasih ya Pak." Ucap Fey sambil menerima buket mawar merah miliknya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as man's
Read
+Library
My Hottest Man

My Hottest Man

jawab Dania menyesap minumannya. "Kamu pasti passive woman. Dan Alex hebat mau melayanimu. Biasanya dia paling nggak suka passive woman." Dania otomatis menoleh menatap tajam pria tersebut. Dia tidak menyangka saja pria yang bahkan namanya saja tidak tahu, berani berkata begitu. Pria itu tersenyum tampak tak terpengaruh. "Aku Arnold." Pria itu mengulurkan tangan.
9.9109.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as man's
Show Reviews (33)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halo semua.... Jangan lupa baca juga PESONA SERIES yang sekarang udah masuk seri ke-empat. 1. Pesona Teman Papa 2. Pesona Bos Galak 3. Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris 4. Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir
Dedi Justtin
hy sy pembaca baru dicerita my hottest man ceritanya sungguh bgus cmn dsini di beri judul my hottest man knp endingnya mlah jdi sma alvin bukan sehrusnya dania happy ending dngan alex yg lbih ccok dngan jdul ceritanya???
Read All Reviews
Si Manusia Kulkas

Si Manusia Kulkas

Brukk . “Aduh !” Gumam Rania yang terjatuh karena ditabrak oleh salah satu pria. Sebuah tangan mengulur, membantu Rania untuk berdiri kembali. Dengan cepat Rania memegang uluran tangan tersebut. Rania berniat untuk memarahi Pria itu, tapi sayangnya ketika Rania mengangkat wajahnya ia hanya terdiam dan menatap sosok wajah pria tampan yang berdiri tegak dihadapannya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as man's
Read
+Library
Me

Me

tanya Lea pada Grace. “ Hemm, buku itu mengandung segala unsur kemanusiaan. Cocok jika kau ingin melihat sudut pandang tentang manusia lebih jauh. Karena penulisnya sendiri merupakan orang yang sangat cakap dalam berkomunikasi dan mengerti peradaban manusia secara umum. Bagaimana tidak? Dia bahkan seorang penjelajah seperti Vasco da Gamma atau siapapun yang kau kenal.” Jawab Grace, dia mengalihkan pandangannya dan menarik selimut.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as man's
Read
+Library
Mandul

Mandul

Tubuh Riri kembali bergidik ngeri. "Kenapa?" "Boleh aku tau, siapa nama Tuan?" tanya Riri mencoba memberanikan dirim lelaki itu tersenyum melihat perubahan mimik dari wanita yang telah menghuni hatinya. "Arnold. Kau bisa memanggil namaku." "Aku rasa dengan kekuasaanmu itu kau bisa mencari istri yang lebih sempurna dariku," ucap Riri. "Hem. Aku bukan lelaki rendahan yang akan menyukai sembarang wanita, Nona."
105.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as man's
Read
+Library
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

Megantara. Lelaki itu mengenakan kemeja putih dengan jas yang menggantung di lengan. Satu tangan memegang ponsel, tangan lainnya baru saja menarik pintu hingga tertutup rapat. Ia tampak sama terkejutnya. Raut wajahnya berubah seketika. Seolah untuk beberapa detik, ia juga tidak menyangka akan bertemu persis di momen itu.
1014.4K viewsOngoingAdded to Library 517 Times as man's
Read
+Library
THE GREAT MAN

THE GREAT MAN

Dia adalah Mohan, manager di toko ini. "Siapa anda?" tanya Mohan dengan tatapan penuh penilaian pada Joe. "Dia mau merampok toko kita, pak," sahut pegawai pria menuduh Joe. Karena mendengar itu, wajah pak Mohan berubah seketika. Dia pun memperbaiki kaca matanya yang tidak kenapa-napa. "Sudah gila! Kau mau merampok di tengah keramaian seperti ini?" Begitu mengatakan ini, laki-laki klimis itu terlihat seperti sedang mencari sesuatu. "Kau hanya sendiri? mana kawanmu?"
9.1129.6K viewsOngoingAdded to Library 3.5K Times as man's
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Memangnya kenapa, Jay?” “E-enggak. Cuma ... ada yang mau gue omongin sama lo.” Tak dimungkiri, meskipun aku seorang lelaki yang cukup yakin dengan rupaku yang menawan dan gayaku yang tidak kampungan, tetapi menyatakan cinta adalah perihal yang mendebarkan. Oleh itulah kenapa aku saat ini rada-rada gugup melepaskan sihir kata-kataku.
103.1K viewsOn holdAdded to Library 68 Times as man's
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status