Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Dudag dudag dudag dudag Dudag dudag dudag dudag suara pijakan gerombolan kaki kuda yang mengejar dokar pembawa jabang bayi kerajaan semakin jelas terdengar. Dayang sudah begitu panik berada di situasi yang sedang dialaminya. “Ah tanganku kram,” teriak supir dokar pada dayang dengan penuh kecewa pada dirinya sendiri. Mengapa disaat segenting ini tangannya harus kram. Sungguh teramat sangat menyebalkan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Orlando semakin memprovokasi Kaliya. “Diam! Aku tidak mau lagi bicara denganmu!” Lelaki di hadapan Kaliya itu mengangkat bahu. “Terserah saja. Lagi pula aku lapar dan aku perlu ke kamar mandi.” Orlando bangkit untuk menggeledah kantung besar yang berisi camilan dan makanan lain hasil dari merampok di mini market yang terletak di tempat pengisian bahan bakar. Dia langsung membuka botol air mineral berukuran sedang dan meneguknya hingga habis. Kemudian dia mengeluarkan roti rasa cokelat, dan langsung melahapnya. Belum puas dengan makanan berbahan dasar gandum itu, Orlando mengambil sebungkus sosis siap makan. Dia juga melahapnya seperti orang yang kelaparan.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
Petani Sukses

Petani Sukses

Paman Abdul Rozak memegang seekor anak sapi di tangannya. Oki Fahmi memohon, “Paman Abdul Rozak, bisakah kita tidak pergi ke rumah bibiku? Aku berjanji akan mengawasi Si Cokelat mulai sekarang! Aku tidak akan membiarkan dia melakukan ini lagi!” Si Cokelat adalah nama yang diberikan Oki Fahmi pada anak sapi itu. Oki Fahmi merasa frustrasi. Si Cokelat biasanya sangat patuh. Dia tahu apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan. Namun, ketika Oki Fahmi sedang pergi berburu sarang burung bersama teman-temannya, Si Cokelat mengunyah sebidang bibit muda. Dan dia tertangkap basah.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Mereka menggiling daging sapi dan ayam, membuat olahan seperti sosis, kornet dan nugget, lalu dikemas dalam berbagai ukuran. Burman malah menjelaskan sistem yang sedang berjalan di pabrik, seolah-olah kami sedang melakukan kunjungan. Dia terlihat bangga, sangat bangga, terus memuji Bang Zul dan sederet prestasi yang didapatkan oleh pria itu. Namun, ocehan itu terpaksa berhenti saat kami tidak sengaja berpapasan dengan seorang pria yang memakai topi dan sepatu safety. Tubuhnya tinggi tegap, dan wajahnya tampak maskulin.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 840 kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

“Pisang goreng kipas, kopi gula aren, nasi gulai ayam pakai acar. Saka bagi dua aja sama aku, nasi telur dadar pakai pecel pincuk.” “Pincuk itu apa?” “Wadah dari daun pisang dibentuk pakai lidi,” jelas Kanaya sambil tersenyum. Satria mengernyit. “Aneh-aneh aja.” Ia melirik Saka yang tergelak digoda pegawai, lalu menurunkan suara. “Nay, soal tadi Saka bilang adiknya mau jadi, itu enggak bener, kan?”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
Sleep With My Enemy

Sleep With My Enemy

Namun, keceriaan Ciara yang baru pertama kalinya berjalan-jalan di alam bebas bersama Igo tak berkurang sedikit pun. Restoran di area Orchid Forest Cikole menyajikan pilihan menu yang bervariasi. Namun, Ciara sedang ingin makan nasi ayam bakar lengkap dengan lalapan sayur segar dan sambal. Maka Igo mengikuti saja pilihan istrinya, dia tak terlalu pemilih makanan. Jamur goreng krispi dan tempe mendoan, yang turut dipesan Ciara juga lezat untuk dijadikan camilan di tengah udara sejuk dikelilingi pepohonan tinggi menjulang.
9.818.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai orang cipokan
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Dilla dilawan
seru yah ngeliat para besan ini kompak. apalagi kolab masak sampe2 masakan rumah makan padang pindah ke rumah mereka.... kadang kan kl besan2an ini suka saling ga mau kalah ya kan. duh mama nya igo bikin hati mama cia makin resahkan. yg udah kepikiran jd makin kepikiran. andai dia tau kl suaminya...
Kania Putri
bener banget urusan Steven mending serahkan sama igo kamu cuma duduk manis aja. eh ampun abis kelar makan full tenaga dia anuan astaga kentang amat sih mana udah bugil gitu lanjut gak ya??? tapi masih penasaran tega banget tuh Hartono menghiasi mama Wina kurang bersyukur kamu astaga, keplak juga nih
Baca Semua Ulasan
The Unwanted Bride (Indonesia)

The Unwanted Bride (Indonesia)

Sesak rasanya bertahun-tahun memendam cinta yang tidak kunjung berani untuk diutarakan hanya karena gengsi takut dianggap sebagai seorang pedophilia. "Ory nggak takut koq Bang, soalnya Ory kan tidak punya barang berharga yang bisa diambil sama abang ojeknya. Nih uang Ory saja tinggal seratus dua puluh tujuh ribu di didompet." Ory menunjukkan dompet pinknya pada Bima. Yang ada si abang gojek harus mandi kembang tujuh rupa untuk buang sial karena sudah ngerampok Ory yang uangnya cuma ada segitu."
1030.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

Selain martabak yang populer di sini, banyak penjual lain yang menawarkan dagangan mereka. Suasananya ramai dan menyenangkan. Semuanya tenang, nyaman, dan aman sampai kemudian terdengar suara kencang membahana. “MAKANYAAAA BAYAAAAR!!!” Suara teriakan itu datang dari sebuah gerobak yang menjajakan cilok. Seorang bapak pedagang yang kurus merunduk ketakutan ketika tiga orang pemuda yang mengenakan pakaian ala-ala band punk mengerumuni gerobaknya. Caping yang ia kenakan diangkat ke atas untuk menunjukkan wajahnya yang kecut menghadapi ketiga orang pemuda itu. Kulit sang bapak tua yang gelap dan mengkilap makin basah oleh keringat.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai orang cipokan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status