Penguasa Dewa Naga
Darah merembes dari pori-pori kulitnya seakan diperas, sedangkan Opung sudah melompat dengan udara sebagai pijakannya.
Jlar!... Petir ungu menyambar dari tubuh Akara, merambat ke segala sisi dengan jarak belasan mil jauhnya. Opung yang tersambar limbung, namun segera menggelengkan kepalanya, lalu melompat lagi dengan kilatan listrik masih mengalir di tubuhnya. Pemuda di atasnya lalu mengayunkan tangan ke bawah, seketika ada tekanan gravitasi yang memukul Opung. Orangutan itu seketika terpental ke bawah, membentur dahan-dahan pohon dan.