Ifat
Letih berjalan, aku duduk berselonjor kaki di sebuah kursi malas, bernaungkan payung warna pelangi, menikmati kelapa muda yang masih muda-mudanya.
Sekarang aku memakai topi bulat serupa taipan Korea, atau juragan kopra. Aku juga memakai sunglass polarized, guna menghalau silau matahari, juga untuk menyembunyikan arah bola mataku sedang berbelok ke mana. Maka leluasa-lah aku memandangi bokong-bokong para turis dari berbagai manca negara.
“Hihihi.., Kas. Aku teringat bokongmu waktu naik sepeda.”
Hot Chapters