Istri Muda
Kakinya melangkah masuk hendak menggantung ransel di dinding.
“Tahulah. Nih, Bang, anak seumuran gue itu kadang lebih paham dari orang tua kayak Abang. Itu pasti tanda lahir dari ayang beib yang kedua ya? Makanya ditutupi. Ha ha ha ….” Wajah Elang seketika kikuk. “Makanya, Bang, kalau kaga sanggup dua bini, jangan punya dua, apalagi tiga. Satu aja cukup. Kalau udah begini jadi main kucing-kucingan’kan? Eh … tapi seru juga ye, Bang,” ujar Hendra lagi sambil terkikik geli. Elang tak mau menanggapi, ia membuka ponselnya hendak melihat ada jadwal service ke mana hari ini.
Hot Chapters