Tak Sengaja Kutalak Istriku
ketusnya, menatap ke sisi lain, menyembunyikan bulir dari pelupuk mata.
"Ada masalah apa?" Tukasku lembut, menatap sendu.
"Nggak ada," jawabnya acuh, terdengar gemetar.
"Mas, minta maaf kalau ada salah ya,"
"Kenapa minta maaf?! Emang ada salah apa?" Tukasnya tajam, garang menatap murka.
Terdiam, tak mampu kujawab tanya. Karena sesungguhnya diri ini pun tak tahu letak sebuah cela.