Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

Yang satu sudah senior, mantan playboy, yang satu yunior belum insaf. “Ha-bi-bie.” Papa mertuaku mengambil ponselnya dari saku lalu mengetikkan kata itu di keyword lalu beliau pun terperangah. ”Mah, Papa mau juga dong di panggil kaya dulu itu lho.” Sahutnya tanpa sungkan pada kami. Mama mertuaku justru mencubit perut papa mertuaku. ”Kalau nggak malu nggak papa, tapi Mama ogah.” Protes mama mertuaku.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
SAHABATKU DI RUMAH MERTUA

SAHABATKU DI RUMAH MERTUA

pinta Haikal. “Iya, Khuma. Mbak mau ajak kamu belanja bareng sama Kia. Sama Ibu juga boleh. Mau ya?” Hikmah istri dari Haikal ikut merayu adik iparnya agar tidak terlalu memikirkan masalah berlarut-larut. “Belanja sekalian pergi ke tempat wisata. Pasti seru kan?” “Iya, Yah. Kia mau ikut! Ayo, dong, Tante. Kita seru-seruan.” Kia, gadis kecil berusia lima tahunan itu tak kalah antusiasnya untuk merayu tante satu-satunya itu.
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
Mantanku, Iparku

Mantanku, Iparku

jawab Sahara. "Kamu jangan mikir kalau semua mertua itu galak dan kejam. Banyak loh mertua yang sayang sama menantunya. Bahkan terkadang saat menantu buat kesalahan dia sampai gak percaya," ucap Nurmala. "Kok mama tahu," kata Sahara. "Mama kan biasa ikut arisan ibu-ibu kompleks, mereka pada ngomongin menantunya. Mama yang belum pernah punya menantu juga," kata Nurmala.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

kataku pada Mama hati beliau mengangguk sambil cengengesan. “Wong Sintang!” gumam Mamah Atik. Hari ini kami mau mengadakan tahlilan 40 hari bapak mertua. Tak terasa bapak mertua sudah 40 hari meninggalkan kami semua. Waktu yang bergulir begitu cepat membuat duka yang menyayat kini sudah perlahan mulai memudar.
7.369.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

Mama Shaka yang bertubuh tambun hampir terpeleset karena kakinya menginjak kulit pisan yang dilempar Meri tadi. "Awas kalau kalian macam-macam sama calon mantuku. Ku bikin kalian cemilan." Wow. Surti melotot, tak menyangka calon mertua Meri begitu mantap saat membela. "Bela teroooooos," balas Surti tidak mau kalah. "Sudahlah Sur, ayo kita susul Athira ke rumahnya." Haifa, menarik tangan Surti ke arah mobil yang di parkir tak jauh dari pintu gerbang.
9.3260.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
Noda Merah di Hari Jadi Pernikahan

Noda Merah di Hari Jadi Pernikahan

“Halo, Ma?” sapa Mitha pada Rifah—ibu mertuanya. “Halo, Sayang. Apa kabar?” tanya Rifah dengan suara yang sangat terdengar ceria. Mitha tersenyum, ibu mertuanya ini memiliki aura positif yang seketika bisa menular pada dirinya. “Baik, Ma. Mama sendiri?” “Baik juga, Sayang. Kemarin katanya Cakra ke rumah? Maaf, ya adik iparmu merepotkan kalian di sana,” terang Rifah.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

Nara tersenyum dan mencium punggung tangan Mita. "Mana mungkin mama tidak datang. Cantik sekali, anak gadis mama." Mita tersenyum memuji Nara. Nara tersenyum ketika mendengar pujian yang diberikan oleh Mama mertua sahabatnya. Sampai saat ini, ia masih belum bertemu dengan calon mertuanya. Nara berharap dan berdoa, semoga kedua mertuanya nanti, sebaik mama Mita dan papa Surya dan keluarga saudara iparnya, semua baik.
9.492.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
Second Lead

Second Lead

Thalita hampir saja ingin memeluk mama mertuanya, ternyata mertuanya tidak sedingin penampilannya. "Boleh saya tanya." Ratna meminta kepastian. "Boleh Tante mertua." Thalita mengangguk. "Mama bukan Tante, saya bukan Tante kamu." Ratna menghela nafas. "Iya Tante mertua. Ehh..Mama mertua." Thalita tersenyum dengan gugup. "Terserah kamulah..." Ratna mencari posisi duduk yang enak, sambil melihat keadaan sekeliling apartment. Thalita mengikuti di belakang Ratna hingga ke ruang tv.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
CINTA BEDA USIA

CINTA BEDA USIA

Andi tersenyum dan mengusap kepala menantunya. Azahra tersenyum dan memeluk papa mertuanya tersebut. "Papa itu bukan cuman mertua untuk Rara, tapi juga merangkap jadi apa beneran," ucapnya. Sejak lahir hingga sekarang dirinya begitu sangat dekat dan juga manja dengan papa mertuanya.
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Senior Galak

Sentuhan Panas Senior Galak

"Ya nggak apa-apa, orang yang direpotin aja malah senang. Mama tuh jadi tidak kesepian katanya kalau ada Zea." Sampai di rumah ibu mertuanya, Zea sedang asyik ngerecokin omanya di dapur. Dibantuin Bik Surti yang tengah membuat jajanan. Nada langsung menyambut ibu mertuanya dengan salam. "Mau ada acara, Ma? Kok banyak banget makanan?" tanya Saga melihat snack yang sudah terbungkus rapih. "Iya, nanti sore ketempatan PKK di sini. Jadinya bikin banyak jajanan."
9.8100.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai paha mertua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status