Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Nggak apa-apa kok, aku nggak mabuk sama sekali." "Hm, Anin. Maaf kalo ini terkesan lancang, tapi kalau boleh tahu, orang yang tadi malem bawa kamu pergi itu siapa? Papa kamu?" "Oh, bukan. Itu Om aku." Rian mengangguk-angguk. "Om kamu kelihatannya marah. Kamu nggak apa-apa, 'kan?" Anin menggeleng. "Dia nggak marah, kok. Cuman nggak suka aja aku ke tempat kayak gitu."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

Emmanuel kemudian merogoh saku jaket berwarna hitam yang dia kenakan dan ketika Alafaro melihat apa yang dikeluarkan oleh Emmanuel, Alafaro pun langsung melotot tajam. "Granat!" teriak Alfaro. Seketika Adilson pun langsung terlepas dari ketua group Ramosa berlari untuk menjauh dari bom, begitu juga dengan Emmanuel yang berlari menjauh! Sedangkan granat tersebut meledak didekat Alfaro dan ketua group Ramosa yang tidak sempat menghindar. Duar....
8.715.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
Di Bawah Godaan Bos Kejam

Di Bawah Godaan Bos Kejam

Wanita yang baru bangun itu segera keluar dari kamar dan menuju pintu depan. "Di mana security? Bagaimana bisa mereka tidak ada di saat seperti ini?" gerutu Ashley sambil menguap. Ashley berjalan ke pintu gerbang untuk melihat siapa yang datang, rupanya seorang kurir paket. "Pakeeet!" Seorang tukang paket berteriak di depan gerbang, Ashley segera membuka pintu gerbang dan mengambil paket, tertulis atas nama Claython Montero di sana.
8.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

"Tunggu aja di sana. Oh iya, coba jangan tutupin wajah gadis itu, Ar! Gue nggak bisa liat dengan jelas dari sini." Aku sontak terkejut. "Hah? Ar? Siapa?" Aku meletakkan tubuh gadis itu di lantai, dengan lembut. "Nama panggilan baru lo. Eh, bentar ...." Suara pria itu terdengar menjauh dari ponsel. "Sistem bom bunuh diri diaktifkan." Drone di atas kami tampak menjatuhkan tiga buah bom, yang berukuran sekitar sekepalan tangan.
95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 49 LAST EPISODE G Oleh: Kenong Auliya Zhafira Pria yang ingin melibatkan apa pun yang ada di konter sebagai sarana bagian dari kejutan itu berbalik, lalu menjelaskan apa yang terbayang dalam benaknya. "Jadi, begini. Nanti, ponsel second yang ada di etalase dinyalakan semua. Aktifkan senter dan masukkan ke botol minum plastik. Lalu bentuk lambang hati di sini. Kita akan berada di dalam lambang itu saat mereka datang. Nanti minta Malik menutup mata mereka. Setelah kedua wanita itu melihat kita, kita bergantian mengatakan apa maunya kita. Gimana?" terang Alsaki sebagai pemilik ide yang cukup menghemat biaya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

“LUCAS! CEPAT KELUAR DARI TEMPAT ITU! BOM AKAN MELEDAK SEBENTAR LAGI!” Lucas mendengar teriakan Delmar. Itu artinya, bom berhasil dipasang. “Dasar bocah-bocah sialan! Rasakan ini!” Sebaste kembali menyerang Lucas. Berusaha menjauhkan pemuda itu dari celah yang bisa mengeluarkan mereka dari rumahnya. “Kalau aku binasa, maka kau juga harus binasa, Pangeran!” Lucas mendelik seketika. “Kau tahu?”
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
King Of Universe

King Of Universe

Bima muncul di atap basecamp bersama Piu dan Pom, dia duduk di sana menenangkan diri dengan melamun dan memainkan rokoknya. "Kau tau pom? aku sangat lelah dengan ini semua. Hahaha...kalau di suruh untuk memilih, lebih baik aku mati saat ini dan di siksa di neraka daripada harus hidup dengan penuh kesengsaraan." ucap Bima sembari mengelus kepala Pom dan Piu. 'Rrrrrr....woogggg...' Pom mengeram keras dan menggonggong memperlihatkan kemarahannya atas putus asanya Bima.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
Legenda Kaisar Naga

Legenda Kaisar Naga

Bommm Bommm Suara ledakan juga terdengar di telinga Ye Chen. Ye Chen mendekat ke arah sumber suara dan mendapati sepuluh rajawali sedang bertarung mengeroyok seekor burung poenik. "Burung poenik itu sangat bagus jika dijadikan tunggangan." Ye Chen berpikir menjalin hubungan baik dengan burung poenik, dia dapat mengendalikan burung itu dengan teknik khusus. Mungkin, dia akan menjadikannya sebagai hadiah.
5.57.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai pak bom bom
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status