Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut
“Mohon ampun, Paduka. Kami memang tak berhasil meringkus Bayu. Namun, kami menemukan berita bahwa Bayu kini tengah berada di Lalawangan Sembaru, Negeri Pancala. Ada kemungkinan pihak sana melindungi Bayu, karena itu kami memohon penambahan pasukan untuk menggempur negeri Pancala tersebut, Paduka..”
Sang Raja terdiam sejenak, sedang berpikir.
“Saya rasa pasukan kita akan dengan mudah menaklukkan Pancala, Paduka...” kata salah satu pejabat.
“Tidak seperti itu juga, Mahamantri Seryatana..” salah satu pejabat membantah pelan, “Mohon ampun, Paduka. Mungkin Negeri Pancala bukanlah negeri yang tangguh dalam sisi militer. Namun perlu diketahui, ibukota mereka, Marwapati, merupakan salah satu kota de
Hot Chapters