SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA
Ia begitu lihai membuat orang lain nyaman berbicara dengannya.
Seperti malam itu, ia banyak berbicara padaku dan paduka tentang bagaimana cara mengontrol kawasan kaya hasil alam seperti Dipura, serta Hema dan Tala. Kuakui wawasan pria ini di atas rata-rata, harus kuakui, untuk beberapa momen aku sempat terkesima dengan pengetahuannya tentang Dunia di Balik Kabut, yang bahkah aku pun tak mengetahuinya.
“Paman….” Setelah cukup lama berbincang, Purwaca memanggilku paman, dan sepertinya aku pun tak bermasalah dengan hal itu, “saya mendengar jika paman merupakan murid dari Resi Renjamin..”
Hot Chapters