Dendam Pernikahan Pewaris Tampan
Begitu pintu tertutup, Nayara langsung melepas tas kecilnya dan duduk di kursi tinggi dekat meja dapur.
“Oke, chef Devanka ...,” katanya riang sambil menepuk-nepuk meja. “Siap-siap. Bahan-bahannya ada cabai rawit, gula merah, garam, asam jawa, sedikit terasi, sama kacang goreng. Buahnya mangga muda, bengkuang, jambu, nanas, sama kedondong. Lengkapin semua, ya, Mas. Ada di kulkas, tuh.”
Devanka menatap rak bumbu dengan kening mengernyit heran. “Apa bedanya gula merah sama gula jawa?”
Hot Chapters