Cinta Si Kembar
"Mabuk? Memangnya saat semalam kalian bersenang-senang, aku yakin, kamu pasti berciuman dengan kakakku kan? Apa dia mabuk menurutmu? Jaga bicaramu, Nad. Tadi aku sudah bilang kan? Jangan asal membuka suara. Kau benar-benar bukan hanya akan dicekik oleh kakakku. Kau pasti akan mati ditangannya dengan satu kali tembakan saja. Kau bisa bayangkan, bagaimana jika tiba-tiba peluru itu bersarang di kepalamu ... dan booomm duarr kek, kami mati seketika!"
Rama tiba-tiba mengucapkan kata sakras seperti itu membuat tubuh Nadia bergetar. Nadia bungkam dan mengingat kejadian semalam dia sedang bercinta dengan Reno sebelum dia berpamitan.
Nadia hampir saja roboh dilantai kalau tidak memegangi lengan Rama.
Hot Chapters