Sistem Aura (Infinity)
Untungnya dia mampu menyeimbangkan tubuh sehingga tidak ada kejadian jatuh yang menyebalkan.
Kendati marah itu tetap saja ada, “Ahk, kurang ajar kamu pemuda!”
“Maaf, Paman, maaf!”
Pedagang buah, pedagang benda pusaka hingga salah seorang kelompok-Aura—Godnity—harus pula disenggolnya secara tidak sengaja.
“Maaf!”
“Maaf!”
“Maaf!”
Dikarenakan kelinci yang tidak mau kembali dikurung, makhluk bersayap itu berupaya menyeberangi jalan raya yang dilalui kendaraan masyarakat.