Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengasuh Kesayangan Tuan Hartawan

Pengasuh Kesayangan Tuan Hartawan

ucap Hisam sungguh-sungguh. Herdion terdiam, tidak mengangguk atau juga menimpali. Diikutinya Hisam yang meraih cangkir kopinya. Mereka terlihat kompakk menikmati kopi racikan milik masing-masing. Keduanya sedang berada di Starbucks Nagoya City pulau Batam pagi-pagi. 🕸 Pria tampan berkemeja gelap dan lengan panjang itu menahan nafas seketika. Melihat seorang gadis jelita berjalan anggun di belakang kedua orang tuanya.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
Malam Tanpa Noda

Malam Tanpa Noda

"Tidak. Aku tak tertawa. Sudah sana naik lagi. Bawa ini ke atas." "Haduh! Dua-duanya sama aja." _ "Bagaimana Dinda, apa semua sudah selesai?" tanya Putra mendekati Airi. Mereka berada di dalam satu ruangan. "Sebentar lagi, Pak!" "Prily, belikan kami kopi di Starbucks sama cakenya juga. Kamu mau kopi apa?" Putra menoleh ke arah Airi yang masih berfokus pada layar di depannya.
9.5304.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
Cristi Rottie
Mampir ke karyaku "Sang Panglima Perang". Temui suasana berbeda dalam novel bergenre perang yang tentu saja dibalut dengan taktik perang dan kisah unik seorang pemuda dalam mencari keadilan terhadap keluarga serta perjuangan pembalasan dendam.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

“Cappuccino less sugar!” Lamunan Jenar teralihkan oleh segelas cappuccino yang dia pesan. Sarah duduk di depan Jenar. “Kamu sudah kaya, kenapa datang ke tempat murahan tempat nongkrong anak muda begini?” Dia memprotes kedatangan Jenar. Jenar mengabaikan Sarah, dia memilih meminum cappuccino-nya.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
PERTAMA UNTUK NAIMA

PERTAMA UNTUK NAIMA

Firasat tak enaknya sungguh mengganggu, tapi ia tak ingin abai. Naima sudah duduk manis di sudut Starbuck, dengan dua cup besar kopi frappe macchiato, dan peanut Butter Panini, Srikaya Swirl Danish masing-masing dua. Memandang ke arah luar jendela kaca besar, menampilkan pemandangan luar Mall yang ramai dengan lalu-lalang pengunjung. Dari luar ia seperti ikan yang diam dan tenang, tapi hatinya gelisah laksana ombak dalam lautan.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
athena_vivian
asekkkkkk, gue suka gaya Naima!! Jadi cewek emang harus tahan banting selain tahan yang lain. Bab-nya udh banyak, y, Kak...gratis satu bab, donkkkk................., tapi, Naima kaya Alice in Wonderland, ya...having great experiences in another places....
Rezquila
Hai saya Rezquila penulis novel ini. Terima kasih yang sudah setia membaca karya perdanaku... Silahkan tinggalkan komen, kritik atau saran. kesan dan pesan untuk cerita saya krisan kalian sangat berharga untuk saya...️ cinta kalian semua
Baca Semua Ulasan
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Kalau begini lebih baik ia kembali ke hotel sambil minum-minum saja. Kaila dan Melviano sedang duduk di taman. Melviano membeli kopi starbuck untuk Kaila. “Makasih Mel, kopi setarbaknya,” ujar Kaila menerima kopi dan menyeruputnya. “Starbuck, sayang,” balas Melviano membetulkan. “Ah sama aja sih, setarbak apa martabak kek, bodoh amat masalah nama.” Kaila tidak peduli masalah lidahnya yang kalau ngomong suka belibet.
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
The Bittersweet of Love

The Bittersweet of Love

Sambil tersenyum dengan lebar dan mengangkat bungkus kertas coklat Starbuck nya. "Hai, pagi Dinira. Aku Kira kamu membutuhkan asupan kopi. Jadi aku membeli Starbuck di dekat sini untuk kita berdua. Semoga kamu suka dengan pilihan kopi yang aku pilih untuk kamu. Aku membeli caramel macchiato dan caramel coffee frappucino, dan juga apple and cinnamon cumble untuk kita makan berdua," ujar Niko kepada Dinira yang kemudian mengatakan lagi ke Dinira untuk mencari tempat duduk di sana.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Di mata kamu kayaknya aku emang selalu rewel seperti anak kecil.” Sahutan Badai membuat Padma tertawa seraya mengangguk, kemudian perempuan itu kembali kepada pegawai La Maison yang masih menunggunya. “Starbucks coffee-nya empat, sama blueberry and lavender, salted popcorn, S’mores, dan brownie batter.” Padma membayar macaron-nya begitu pegawai tersebut selesai menata macaron pilihannya. Tangannya kalah cepat dengan Badai yang langsung mengambil belanjaan Padma dalam rangka ngidam tersebut.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
GARA-GARA REUNI, SUSU TAK TERBELI

GARA-GARA REUNI, SUSU TAK TERBELI

Dia hanya bisa bersabar, sembari melihat kabar terbaru yang muncul di beranda. Namun, ketika asyik menggulir layar ponselnya ke atas, mata Nina membulat saat membaca akun suaminya yang mengirimkan balasan komentar untuk sebuah status wanita yang tak dikenalnya, namun bisa berteman secara random dengannya di F******k. #Acara reuni Minggu depan pasti seru. Karena ada do'i … eh, jadi penasaran. Doi hadir nggak ya, kira-kira?
2.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

Tapi kenapa masih memesan kopi. ‘Tidak untuk aku minum, Mbak. Setiap aku ke tempat makan, aku pasti selalu memesan cappucino coffe. Tapi tidak untuk meminumnya. Aku ... hanya memandangi saja untuk mengingat seseorang yang sudah pernah aku lukai. Dan setiap aku memesan coffe, ingatanku kembali kepadanya.” Tatapan Lia menerawang jauh. Wajahnya yang ceria berubah menjadi mendung. Zahra tertegun dan menelan saliva saat tenggorokan terasa kering. Dia sangat hafal betul jika cappucino coffe adalah kesukaan suaminya.
8.4316.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
Paman, Jadi Papaku Ya!

Paman, Jadi Papaku Ya!

Moon keheranan karena belum membuat sarapan untuk si kembar pagi ini, tapi mengapa Jessica sudah makan. "Tadi pagi sebelum Papa olahraga, Papa beli ayam goreng sama kentang goreng, Ma, hihi. Enak sekali! Jessica senang banget sekarang punya Papa dan Mama tidak perlu berkerja!" Jessica melompat kegirangan karena baru pertama kali bisa menyantap makanan fast food tersebut. "Terima kasih Pa!" Jessica memeluk kaki Michael seketika sambil mendongak.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pap lagi di starbucks sama doi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status