Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Aku memilih mengecek arsip yang sudah jadi, dan memastikan bulan ini tak ada masalah besar. “Saatnya makan siang pak” katanya sudah berdiri di depan meja. “Baik, kamu pesan makanan pizza hut saja, dan satu cup capucino middle size, jangan dingin” lanjut ku. Masih sibuk cek berkas-berkas di meja kerja ku. “Baik pak, saya sudah pesan, pizza hut, dan starbuck, “ ucapnya masih berdiri di depanku.\
1021.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 836 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
Istri Baru Untuk Om Duda

Istri Baru Untuk Om Duda

Sasya duduk di sebelahnya, sementara Zizi di hadapan mereka, matanya sibuk memperhatikan menu. “Kalian tahu enggak,” kata Sandra sambil tersenyum, “di Singapura itu kehidupan mahasiswanya beda banget. Mandiri, tapi terarah.” Sasya mengangguk cepat. “Iya, Tante. Aku suka suasananya. Perpustakaannya gede.” “Iya iya,” sambung Zizi ikut-ikutan. “Dan transportasinya gampang.”
102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 82 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
ISTRI  YANG KAU BUANG

ISTRI YANG KAU BUANG

Kuraih cangkir yang disodorkannya dan mulai kuteguk sedikit demi sedikit kopi yang sejak tadi dibuatkannya untukku dan justru belum kusentuh sama sekali. "Kuperhatikan dari tadi wajahmu terlalu tegang. Sampai kopimu saja tidak kamu minum," katanya lagi. "Maaf, Mas. Mungkin aku terlalu capek," dalihku. "Sudah kubilang. Selain apa yang sudah kita rencanakan, kamu jangan pernah memikirkan atau melakukan hal lainnya yang tidak penting. Apa kamu masih pergi keluar dengan teman-teman barumu di kantor itu?" tanyanya mengintimidasi.
9.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 267 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
Sang Miliarder yang Tersembunyi

Sang Miliarder yang Tersembunyi

"Mustahil? Apanya yang mustahil? Tentu ini sangat mungkin terjadi kenapa kau malah sepertinya melakukan itu?" Bara kemudian menepikan mobilnya dan mengajak sahabatnya itu untuk membeli kopi panas di pinggir jalan. Dia rasanya agak malas untuk datang ke Paradise Night Club. Bara memesan dua buah mochachino coffee dengan tambahan wipe cream yang membuatnya menjadi lebih lezat.
9.8242.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.4K Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Ipakita ang mga Review (50)
Read
+Library
Zila Aicha
Halo, Readers. Zila up buku baru lagi nih, mulai hari ini. Judulnya "My Hot Sexy Dancer". Jangan lupa mampir yaa.. Baca juga karya Zila yang lain, "Anak Miliarder", ini sequel dari Sang Miliarder yang Tersembunyi. Nantikan updatenya terus yaaaa
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

[Saya sudah di Starbucks. Ambar melengos membaca pesan tersebut. Setelah bertanya kepada security di mana letak kedai kopi waralaba tersebut, Ambar berjalan dan masuk ke dalamnya. Wangi kopi yang khas menyeruak masuk indra penciumannya, dan dia mengedarkan pandangan mencari di mana Diraja berada.
109.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 376 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

“Okay, then. Ayo, kita ke meja.” Wangi khas kopi tercium di dalam kafe mengiringi suara orang-orang bercengkrama. Sarita menikmati cheese cake bersama Abimanyu dan Sandra. Mungkinkah malam ini ia bisa menceritakan tentang Didit pada sahabatnya? Sarita kelihatannya asyik menikmati malam ini, dan lagi, rasanya tak enak jika harus bicara berdua sementara ada Sandra dan Abimanyu. Sejenak ia teringat sesuatu; menelepon Didit. Diraihnya hand phone dari dalam tas, namun sebelum memencet tuts, nama lelaki itu muncul di layar. Speak to the devil!
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
Mercy on me [INDONESIA]

Mercy on me [INDONESIA]

Nama Rival pun dipanggil oleh seorang Barista, setelah mengambil pesanannya Rival langsung berjalan menuju meja Sarah. Semakin lama semakin dalam Sarah hanyut dalam cerita sampai tak menyadari bahwa Rival sudah duduk di hadapannya dari 2 menit yang lalu. Rival diam memperhatikan Sarah. Fokus Sarah terpecah sesaat setelah Pramusaji datang ke meja nya seraya mengatakan "Cappucino Frappe less sugar dan velvet cheesecake" Sarah terkejut begitu melihat sosok Rival yang sudah ada di hadapan nya, ia pun dengan cepat menutup buku dan meletakkan nya diatas meja.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Pantry kantor Paper&Pixel pagi itu riuh dengan suara mesin kopi yang mendesis dan obrolan ringan para karyawan. Aroma kopi arabika segar bercampur dengan wangi croissant hangat yang baru saja dihangatkan di microwave. Di sudut ruangan, Alma dan Gio sedang asyik berdiskusi tentang proyek terbaru klien skincare, sambil sesekali menyeruput minuman mereka - teh tarik dingin untuk Alma dan kopi hitam tanpa gula untuk Gio.
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 48 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg BAB 07 Setelah memberiku pengertian Mbah pamit keluar, karena mau mengajak si Mbok berbelanja bulanan. Setelah kepergian Mbah Pon, Mas Seno masuk ke kamar. "Mas! Kenapa Mas cerita sama si Mbah!"hardikku "Memang kenapa Dek?"tanyanya polos "Apa Mas gak malu! Bahas hal seperti itu sama Mbah?"ucapku ketus
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Read
+Library
Gairah Berbahaya Sang Billionaire

Gairah Berbahaya Sang Billionaire

Erick menguap sambil merenggangkan kedua tangannya serta otot-otot tubuhnya setelah Christian pergi meninggalkan ruang kerja, ia terserang kantuk dan kebetulan juga seorang pelayan masuk ke dalam ruangan dengan membawa dua kopi yang dibeli dari sebuah gerai. "Apa ini kopi yang kau beli di Starbuck?" Tanya Erick memastikan. ''Iya, Tuan." "Buang semua!! Jangan pernah membeli kopi di sana karena rasanya amis dan aneh, tolong buatkan aku kopi hitam yang bijinya kau panggang beberapa waktu yang lalu," titah Erick dengan penuh penegasan. "Dengan senang hati," ucap sang pelayan sambil mengambil kembali kopi yang telah ia suguhkan lalu membawanya pergi ke dapur dan membuangnya di tong sampah.
9.584.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang pap lagi di starbucks sama doi
Ipakita ang mga Review (22)
Read
+Library
Vee_nue
Halo, selamat datang di novel kedua saya di GN. Semoga kakak" suka dengan alur cerita novel kedua saya yang kaya akan rasa yaitu romantis, ngeselin, gemes, mendebarkan dan pasti saya bubuhkan sedikit adegan action supaya kakak" tidak bosan. Tolong tinggalkan koment, rate bintang 5, dan vote. Thanks
lullaby dreamy
awal cerita emg bagus & menarik, tp lama kelamaan jd jauh dari inti kisahnya (ttg billioner yg cari pasangan cinta masa lalu)...yah wlwpun rain yg sm dia trnyata emg cinta masa lalunya, tp malah skrg rain sm adrian... udh gtu trll murahan jg rain stlh pisah dr christian..kpn jg bisa bersatu sm chris
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status