My Arrogant Lawyer
“Gak mau potong rambut? biar kamu gak repot pas lahiran nanti.”
“Mau, tapi aku malas ke salon, eh, tapi, pengen juga, sekalian creambath.” Sinar meletakkan piring buahnya di side table, kemudian beranjak untuk mengambil ponsel yang berada di nakas. “Anterin ke salon ya, Mas. Tapi aku maunya yang di mall, biar bisa sekalian … eh, sekalian photobox aja habis itu, kan, bisa!”
Sepertinya, Pras sudah salah bicara. Menunggu Sinar di salon dengan memakai baju couple, tidak pernah ada dalam mimpi Pras sekalipun.
인기 회차