Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku, Mari Akhiri Pernikahan Ini

Suamiku, Mari Akhiri Pernikahan Ini

"Iya Mama, sama-sama." Dari luar, Evan berjalan masuk bersama Pauline. Laki-laki itu mendekatinya dan memberikan sebuah paper bag pada Elizabeth. "Apa ini? Kenapa kau selalu repot-repot membawa banyak makanan, Evan?" Elizabeth menerima paper bag tersebut. "Tidak papa, biar kalian tidak harus pergi keluar membeli makanan," jawab Evan sembari melepaskan tuxedo hitamnya dan meletakkannya di sofa.
9.7518.1K viewsCompletedAdded to Library 19.7K Times as paper bag elizabeth
Show Reviews (36)
Read
+Library
Zizizaq
ternyata udah pernah baca ini, sekarang kebaca lagi. baca Juga karya Zizizaq 1. Antara mencintai dan melupakan 2. Nikah kontrak berbuah cinta 3. Wanita ketiga duda kaya 4. siksaan dari tunangan Kakakku
Te Anastasia
Halo teman-teman, jangan lupa mampir ke NOVEL TERBARU author, Berjudul : Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam ikuti keseruan kisah romansa Gerald Gilbert dan Giselle Marjorie, yaaa.. terima kasih(⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠)(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
Read All Reviews
Duda Tampan Bertemu Janda Cantik

Duda Tampan Bertemu Janda Cantik

Setelah selesai acara, Elizabeth mengajak Shenna untuk mampir ke sebuah restoran, sebelum dia mengantarkan Shenna pulang dan kembali ke Jakarta bersama Bagas. "Shenna bolehkah aku minta foto bersama kamu?" Shenna menganggukkan kepalanya dan Bagas kemudian menyerahkan ponselnya kepada Elizabeth. Dan mungkin bagi Shenna itu hal yang biasa jika orang ingin berfoto dengannya yang notabene dirinya adalah seorang model.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Sentuhan Panas Berujung Menikah

Sentuhan Panas Berujung Menikah

"Tunggu sayang! Aku mau ambilin oleh-oleh untuk Papi dan Mami..!" "Ohh... Sini aku bantuin..!" "Ini buat Mama... Ini buat Papa...!" seru Eliza sambil membagikan Paper Bag ke kedua mertuanya. "Terimakasih banyak sayang... kenapa banyak banget beliin untuk Mama.." seru Mama. "Tau nih! Mama dapet tiga Papa cuma dapat satu!" celutuk Papa pura-pura kesal. "Tau nih Eliza... Masa Om dibeliin cuma satu!" Celutuk Rubi.
10107.2K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
My Dangerous Mafia

My Dangerous Mafia

Saat hendak mengambil coklat batangan berukuran besar, tak sengaja tangannya bersentuhan dengan sebuah tangan putih pucat. Jenni melihat siapa pemilik tangan tersebut. Ia cukup terkejut saat mengetahui, Elizabeth lah pemilik tangan itu. "Hei, kau disini juga? Apa yang kau lakukan disini?" tanya Elizabeth basa-basi. "Hanya membeli beberapa makanan ringan dan minuman soda." balas Jenni. Elizabeth menatap sebuah botol beralkohol. Jenni pun mengikuti arah pandang mata Elizabeth.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Pesona Bodyguard CEO Cacat

Pesona Bodyguard CEO Cacat

Robert berdecak kecil, gadis pemberani. “Jangan takut, cantik! Semua ada di sini.” Robert memberi sebuah sampul berwarna cokelat pada Elaine. Gadis itu menerima amplop besar itu dan membukanya. Matanya lekat memeriksa lembar demi lembar surat-surat penting yang ada di tangannya. Setelah melihat semua sudah lengkap, Elaine menyimpan kembali dokumen-dokumen penting itu dan mendorong koper berisi uang tunai ke arah Robert. “Semua sudah beres, aku tidak ingin berurusan lagi denganmu.” Elaine Diaz melangkah meninggalkan mejanya dan menuju meja kasir. Hendak membayar minumannya.
8.73.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Elena

Elena

Boleh dicicip dulu" Setelah mencicip sebagian. Ia putuskan buah yang akan dibelinya. " Ok. Saya mau apelnya 2 kg,jeruk 2 kg, Anggur 1 kg,pak. "sahut Elena. "Berapa semuanya?"tanyanya lagi. "180 ribu semua neng".jawab pedagang. "ok.bentar ya." Saat Elena sedang mengambil dompet dari dalam tas tangannya,Handi dengan sigap membayar belanjaan tadi.Ia memang sudah menyiapkan sebelumnya.Ia terus berusaha mencari perhatian Elena dengan membayar belanjaan itu.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Pernikahan Bisnis Dua CEO

Pernikahan Bisnis Dua CEO

Wajahnya terlihat begitu tenang—entah karena beban Elena memang tidak banyak, atau karena ia sengaja tidak memperlihatkannya. Gerald menghela napas. Tangannya menggerakkan sendok, mengambil sepotong kue madu lagi. Namun, pandangannya tak sengaja jatuh pada sebuah paper bag di atas kabinet dapur. Paper bag itu terlihat rapi dan siap untuk dihantarkan kepada seseorang. Gerald menoleh ke arah Elena. “Untuk Mamamu?” tanyanya, membuat Elena mendongak. Gerald menipiskan bibir, lalu menggerakkan dagunya ke arah paper bag yang ia lihat.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Istri Kecil Tuan CEO

Istri Kecil Tuan CEO

Sebuah paperbag besar berisi sesuatu. "Saya sudah menyiapkan itu untuk kamu. Kamu bisa bersiap-siap di mobil dan ganti baju di sini. Nanti saya akan tunggu di luar selama kamu berganti pakaian." Eliza mengeluarkan satu persatu isi di dalam paperbag itu. Ada gaun berwarna pink nude, juga sandal pesta dengan warna silver yang sangat indah. "Lo beli ini sendiri?" tanya Eliza heran, karena untuk ukuran seorang pria, Nicholas terlalu sempurna tanpa cela dengan selera fashion yang tinggi.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Istri Presdir yang Hilang

Istri Presdir yang Hilang

Langkahnya melambat. “Mama?” Tangannya tanpa sadar bergerak melindungi perut. “Sudah kuduga, kau pasti akan muncul di sini.” Dengan tampang masam, Elizabeth berjalan menghampiri lalu menyodorkan sebuah amplop cokelat. “Apa ini?” tanya Alice, penuh kewaspadaan. Elizabeth tersenyum miring. “Bukankah ini yang kau cari? Alasan sesungguhnya mengapa Ed menceraikanmu. Alasan mengapa dia tega mengingkari janjinya dan berhenti peduli padamu.”
9.723.4K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
Eleanor

Eleanor

Rasa senang tak dapat ia pungkiri, senyum pun tak dapat Elena tahan. “Eh ya ampun ada kantong yang ketinggalan di bawah Kak,” seru Felic. Elena ikut memperhatikan jumlah kantong yang sudah berada di sana. “Oh iya, kantong yang isinya buah ya Fel.” Elena mulai menyadari apa yang kurang. “Iya Kak, tadi aku sempat simpan di bawah waktu nunggu lift bukanya lama.” Felic memegang kepalanya. “Sebentar aku ambil dulu ya.”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as paper bag elizabeth
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status