Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Enggak, cuma empat kata. Kan elu bilang, tulis apa yang ada di kepala gue!” “Lah, iya, bener. Artinya itu ide kamu sendiri, Mbak. Emang kamu nulis apa kok cuma empat kata?” “Ya gue tulis aja, RAMBUT, UBAN, KUTU, sama KETOMBE! Kan itu yang ada di kepala gue!” “Innalillahi … Oh Tuhan, tolooong … hamba butuh sianida!”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Ternyata benar, Bu Evi memberitahu pada anggota group kalau nasi kotak yang dia share tadi pagi adalah buatanku. Ramai. Mereka saling membalas chat. Hari ini aku menjadi bahan bully'an hanya karena membuat nasi kotak yang tidak mewah. Bahkan Mbak Nar–penjual sayur tempat biasa aku belanja pun ikut berkomentar. Dada ini bergetar hebat. Seluruh tubuhku terasa panas hingga menjalar ke ubun-ubun. Rasanya pengen menutup satu per satu mulut mereka.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

Asem manis rasanya dicocol sama kecap, enak. Bertubuh bongsor sejak TK, banyak anak yang suka membully. Akan tetapi dia tidak menangis tapi lebih suka melawan karena ibunya dulu selalu berkata, " Tidak usah menangis, lawan orang yang menyakitimu!"
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Batas Tipis Benci

Batas Tipis Benci

Kemejanya yang digulung hingga ke siku memperlihatkan beberapa baret goresan yang meninggalkan samar jejak darah dan memerah. “Gak, ini gak apa-apa hanya terkena cakaran para haters, ngeri juga kelakuan haters bayaran ini. Kamu masuk deh, kalau ada apa-apa nanti aku hubungi. Jaga diri kamu baik-baik yaa.” “Aaah so sweet … Bang Bony ternyata bisa perhatian juga Adek tersanjung Baaaang …” Venus mengedipkan matanya dengan centil.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Ini bukan tali elastis. "Jangan melawan! Ini tali elastisnya, itu bukan." Sanny bangga menggoyangkan tali di tangannya. "Dik, kamu tahu Fendy menikah denganmu demi aku, 'kan?" Wajahku muram dan aku tak berbicara. Tangannya membelai perutku dengan lembut. "Percuma tahu, kamu tetap tidak akan bisa mengubah fakta..." "Sejak kecil kamu selalu dibuli olehku, jadi nanti setelah anakmu lahir, dia juga akan dibuli olehku..."
22.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 893 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

"Maaf ya, teman-teman." "Nggak apa-apa kok. Nanti kami bisa dijemput ayah atau supir," sela Virni cepat disertai anggukan Ida. "Oke, berarti aman ya? Kita kumpul di rumahku jam tujuh malam. Alamatnya nanti aku share loc. Kita akan menyusun konsep penyuluhan, membagi tugas, dan membuat materi yang menarik. Tema kita ini penting - soal bullying. Banyak remaja yang nggak sadar kalau apa yang mereka lakukan bisa berujung pidana. Kita harus membuat mereka paham, tapi dengan cara yang menyentuh."
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Ya. Masalah tadi pagi itu salahku, aku datang untuk meminta maaf. Tapi, hidup mereka juga sulit. Lagi pula, mereka itu anak dan cucunya penyelamatku, aku tidak rela salahkan mereka." Susan sudah banyak kali mendengar kata-kata serupa. Ginos infin membalas budi, apa dia dan Julian harus menderita selamanya? Mereka tidak berutang apa pun pada Wenny dan putrinya! Melihat Susan tidak menjawab, Ginos berjongkok, mengeluarkan boneka dari punggungnya dan menghibur Julian. "Jangan sedih, Nak. Ayah belikan boneka baru. Lihat, apa kamu suka?"
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
The Power Of System Hunter

The Power Of System Hunter

kata Kim Ryu. “Apa, Oppa?” “Jika ada yang sengaja membully kamu, jangan segan-segan untuk memberitahukan guru atau Oppa. Orang yang melakukan bullying tidak pantas untuk dikasihani. Ingat itu.” “Tapi, Oppa…” “Tidak ada tapi-tapian. Bukannya kita tidak bisa berbelas kasih, tetapi bagaimana bisa kita berbelas kasih kepada seseorang yang semena-mena dengan kita?” Kim Ryu mengajarkan prinsipnya dengan tegas.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

“Orangtuaku petugas sosial yang seminggu sekali mengunjungi panti asuhan. Kalau mereka datang, Justin selalu mencari perhatian mom dan dad, akhirnya mereka sepakat mengangkatnya. Waktu mom dan dad mengangkat Justin , para biarawati meminta agar mom dan dad memikirnya kembali tapi mereka sudah jatuh cinta pada Justin. Setelah berumur sepuluh tahun, Justin mulai berbohong, melakukan hal-hal licik sehingga mom dan dad selalu dipanggil oleh pihak sekolah. Justin mengatakan bahwa dia dibully dan dipanggil bastard." “Baru-baru ini dad mengatakan dia membunuh biri-biri dan menguburkannya, ketika dilihat di CCTV seperti Justin yang membunuhnya, tapi dia mengelak dan mengatakan bahwa itu tidak benar
95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Aku berlari dan berlari Kubungkam dunia dengan nada Teriakan dan amarah terganti oleh alunan indah Ketika jiwa ini penat dan lelah, suaramu yang menjadi jawaban Menghapus jarak, untuk bertemu yang terkasih Di akhir bait-bait itu ada sebuah tanda love besar dan tulisan BTS. Axel memasukkan kata kunci BTS ke dalam mesin pencari. Dia tahu kalau mereka adalah grup band korea yang baru saja meluncurkan album terbaru. Seketika amarah Axel tersulut ketika melihat salah satu personilnya begitu mirip dengan Ji Wook. Namun, dia berusaha untuk tetap fokus. Axel ingat, benda yang dia patahkan juga memiliki tulisan BTS di sampulnya. Tidak perlu menjadi detektif untuk bisa menebak kalau yang dia patahkan
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai puisi anti bullying 4 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status