Membaca 'Khadijah' karya Habiburrahman seperti menyelami samudera keteguhan hati. Novel ini mengisahkan perjalanan spiritual Khadijah, istri pertama Nabi Muhammad, dengan narasi yang memikat dan detail historis yang kaya. Penggambarannya tentang keimanan, pengorbanan, dan kecerdasan Khadijah dalam mendampingi perjuangan dakwah membuatku merinding. Habiburrahman berhasil menghidupkan kembali sosok mulia ini dengan bahasa yang puitis namun tetap mudah dicerna.
Yang menarik, novel ini tidak sekadar biografi biasa. Penulis menyelipkan konflik batin dan dialog-dialog filosofis yang relevan dengan kehidupan modern. Adegan ketika Khadijah mempertahankan keyakinannya di tengah masyarakat Jahiliyah terasa sangat powerful. Aku sering merekomendasikan buku ini kepada teman-teman yang ingin memahami sejarah Islam dari sudut pandang humanis dan emosional.