Godaan Penghuni Kos Puteri
"E-eh iya, Tan. Penasaran kenapa?"
Maya tersenyum tipis. Ia melangkah masuk, menutup pintu dengan suara klik yang pelan. Ia mendekat, aroma parfumnya langsung menyerbu indra Raga. Tangannya terangkat, langsung ke pipi Raga, mengusap rahangnya dengan ibu jari.
"Penasaran sama Rasa-mu," desis Maya. "Boleh, kan?"
Saat sentuhan Maya menurun ke pinggang Raga, Raga tersentak hebat. Hanya ada tarikan napas yang tajam dan tercekik, seolah udara di paru-parunya tiba-tiba tersumbat.