Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selìni

Selìni

Siapa yg sekeji itu melakukan hal jahat semacam ini? Di tengah tangis, nampak sesuatu yg berkilau tak jauh dari tempatnya terduduk. Dengan pandangan kabur karena air mata, Eleanor meraihnya. Jemarinya gemetaran menggenggam benda berukuran kecil itu. Badge. Lencana tanda identitas. Tak jelas pack atau kelompok mana, tapi ini adalah bukti yg cerobohnya tertinggal.
900 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

"Sure honey. My time, my body, my love just for you. We will do it till sunset come. I will make you screaming under me" Skor 1-0.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Nada suaranya agak jauh. "Halo, apakah Anda Nona Huo Mian?" Gao Ran berbicara secara formal. "Saya, bolehkah saya bertanya siapa Anda?" “Saya kapten Divisi Polisi Kriminal pusat kota. Kami telah menangkap seorang john bernama Ning Zhiyuan selama misi anti-prostitusi kami malam ini, apakah dia temanmu? Kami menemukan informasi kontak Anda di teleponnya.” Gao Ran dengan licik menekankan kata 'john 1'.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
BETVIEL

BETVIEL

Belum sempat ditutup, orang itu segera menyela tindakan Rezvan, "Pak, ini dari seseorang yang bernama Anatari. Dia bilang dia adalah sekretaris dari direktur perusahaan LEAF, yang hendak menjalin kerja sama dengan perusahaan ini." Rezvan menarik napasnya secara dalam-dalam. Dalam pikirannya merasuk dengan hebat rasa penasaran. Musuhnya itu, untuk apa menghubungi? Bahkan mengingatnya saja sudah membuat Rezvan marah. Hinaan yang dikeluarkan Ana ketika mereka masih SMA sudah termasuk ke dalam deretan ingatan milik lelaki itu.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

“Liontin bintang....” ***
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Perlahan tapi pasti, Mahira meraih ponsel Dimas dan membukanya pelan- pelan, dan benar saja ada beberapa pesan masuk dari seorang wanita. Asti Hasan, wanita itu terlihat sudah paruh baya dan dari profilnya nampak tidak menarik, namun entah kenapa Dimas nampak ada ketertarikan khusus dengan wanita itu. Beberapa pesan masuk sudah Mahira baca dan pesan-pesan yang masuk banyak yang bersifat nostalgia. Rupanya Asti Hasan adalah salah satu teman sekolahnya semasa SMP dulu, dan juga merupakan tetangga Dimas di kampung.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

"Jadi, jangan khawatir lo masih tetep bareng gue, kok, Beb." Aku memandang Giko dengan alis terangkat sebelah. "Ngapain gue ikut lo? Yang kena hukuman itu lo. Di Baubau sana lo bakal diasramain biar nggak hobi clubbing," ujarku lalu menarik sudut bibir. Memandang lelaki jabrik itu dengan tatapan sengit. Eh, tapi di sana ada kelab enggak ya?
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai pebinor
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
BENALU

BENALU

Kebangetan (Pov Izzah) [Bik, ambil di laci nakas tidurku, ada botol kaca kecil. Bawa keluar dan kunci kembali kamarku. Itu botol isinya obat pencahar, teteskan di makan siang mereka, Bik. Jangan banyak-banyak. Mengerti?] Sebuah chatku kirimkan pada Bik Karmi, saat itu juga sebelum dia memasak untuk Ibu Mertuaku itu. Seperti biasa, dia selalu responsible pada setiap chatku.
30.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 921 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
Hasrat sang PEBINOR

Hasrat sang PEBINOR

ujar Antonio. "Tidak bisa, ibuku beli di luar kota dan itu cincin limited edition, jadi sudah tidak ada lagi stoknya," ujar Jhulie berpura-pura sedih. Antonio pun akhirnya ikut mencari cincin yang Jhulie maksud. Pria itu menelusuri pinggiran jalan. Saat Antonio tengah berada tepat di ujung kelokan dan di bawahnya adalah ngarai, Jhulie pun tersenyum evil dan dengan sigap dia berlari ke arah Antonio lalu mendorong tubuh pria itu hingga pria itu hilang keseimbangan, dan ....
46.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

bisik Andin yang membuat bibir Luna mengerucut. "Cih! Privilege jadi anak wong sugih!" cibir Luna, ia memang paling benci hal-hal seperti itu. "Shutt! Eman-eman, jangan asal kamu kalau ngomong, bahaya!" kata Andin memperingati Luna dengan telunjuk yang ditaruh di bibirnya, takut kalau ada yang mendengar. "Coba lihat sini," perintah sekertaris desa kepada kelima orang remaja itu, semuanya lekas menghampiri.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai pebinor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status