Akhirnya Kau Mencintaiku
Rea memijat telapak tangannya yang kesemutan, dan melihat ke lantai di mana pecahan gelas berserak juga basah karena air.
Dia perlahan turun dan berjongkok untuk memunguti pecahan gelas, tapi ia mendesis saat jari telunjuknya terluka tertusuk beling tajam hingga mengeluarkan darah. "Ck, sakit sekali," keluhnya seraya memencet jari telunjuknya dan menggenggamnya di dada. "Mengapa aku tiba-tiba jadi kepikiran papa? Aku belum telefon papa setelah waktu itu," gumamnya, lantas berdiri dan melangkah menuju bagian lain ruangan untuk mengambil kotak obat dan menutup lukanya, tak lama suara ketukan di pintu terdengar.