Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Dewa

Menantu Dewa

Alhasil, tatapan semua pelayan toko dan pengunjung tertuju pada diri Brandon. Sebenarnya Brandon tidak ingin meladeninya. Hanya saja, ketika melihat ekspresi canggung Hannah, Brandon pun tidak bisa bersabar lagi. Dia menoleh, lalu berkata dengan sinis, “Hei pelayan! Sepertinya kamu lupa, kamu hanyalah pelayan toko ini, bukan pemilik toko! Sombong sekali!”
9.375.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Menahanmu Bersamaku, Nona

Menahanmu Bersamaku, Nona

Pelayan itu merasa asing dengan Luciellea, sementara dua wanita yang menjadi lawan Luciellea merupakan pelanggan yang sering datang berbelanja. "Nona, silahkan keluar dari toko ini jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk membeli barang-barang di sini." Pelayan itu bersikap tidak ramah. Ia merupakan tipe orang yang hanya akan tersenyum dan menjilat dengan pelanggan yang kaya raya. "Apakah ada larangan untuk melihat-lihat di toko ini?" Luciellea membalas ucapan pelayan di depannya dengan tenang. Namun, yang dilihat oleh dua musuh Luciellea adalah ekspresi angkuh.
9.958.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pelayan toko disebut
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Maulya argiya diyanti
good story alur tertata walaupun singkat dan padat.walaupun alur konflik tidak trllu d jlskan namun scra keseluruhan puas dlm mmbca ny.author shrus ny sprti ini dlm menntukan part tdk neko² pnjang lebar sampai bribu² part(numn tdk ada yng jls alur ny)jg tdk menyiksa readers dlm hal mmblu koin.
Wedding Siswoyo
Bagusnya gak bertele", tokohnya arch pintar, sampe akhir pinteerrr, teges gak tau" lemot, krna sering" cerita dipanjangin gak tamat" jadi blundeerr trus tokoh yg asalnya kereenn, pinteerr jadi lemot, good job ......
Baca Semua Ulasan
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

ucap pelayan toko itu. "Eh...? Uang ya? Aku tidak punya uang," jawab Martis. Jawaban itu sesuai dengan dugaan pelayan toko itu. Pelayan toko itu pun tambah yakin kalau Martis hanya main-main saja di sini. Karena malas meladeni pelayan yang di anggap tidak jelas, pelayan toko itu pun memanggil seorang pelayan toko yang lain. Dan kebetulan, perempuan itu adalah pegawai baru di toko pakaian ini.
9.7109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Rindu Membuat Sang Triliuner Jatuh Sakit

Rindu Membuat Sang Triliuner Jatuh Sakit

Barulah Tia sadar ada kejanggalan. Dia menatap Reina, lalu bertanya pada pelayan toko, "Tadi kamu panggil dia siapa?" Pelayan toko menjawab, "Ini Bu Reina, pemilik mal kami. Apa Nona Tia mengenalnya?" Sisil hampir saja tertawa lepas, untuk dia masih bisa menahan dan berkata. "Bos, aku benar-benar nggak menyangka bakal ketemu pelanggan yang begitu murah hati, padahal cuma mau lihat kondisi mal. Wah, beruntung banget."
9.53.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123.3K kali sebagai pelayan toko disebut
Tampilkan Ulasan (773)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman. judulnya "Di antara suamiku dan sahabatnya: Rahasia di balik kehamilanku." Premis: ttg istri yang kesepian karena suami dingin workaholic lalu datang sahabat suami yang pengertian
Baca Semua Ulasan
Suami Lansiaku Ternyata CEO

Suami Lansiaku Ternyata CEO

ucapnya sarkas. “Hah?!” Roy kaget dengan ucapan si pelayan toko tersebut. Pasalnya, tak pernah sekalipun Ia diremehkan oleh pelayan toko besar sekalipun, atau toko-toko branded yang ada di mall-mall besar sekalipun. “Mana belanjaan Saya?” tanya Roy kepada anak buahnya. “Mereka membereskannya lagi ke rak,” sahut anak buahnya Roy dengan dada kembang kempis.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Suami Mutualisme

Suami Mutualisme

ucap Yoona penuh penyesalan. "Jangan sungkan, ini sudah menjadi tugas kami." Senyum pelayan toko itu terlihat begitu ramah. "Permisi saya harus segera menutup toko." ujarnya lagi dengan sedikit membungkuk memberi hormat kepada Yoona.
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Pelayan Cantik Milik Tuan Muda

Pelayan Cantik Milik Tuan Muda

Dalam hatinya, kenapa Daniel bicara seperti itu? Manda menatap Diana lebih tajam sekarang. “Pelayan khusus?” Daniel bersandar malas. “Ya.” “Apa maksudmu dengan ‘pelayan khusus’, Daniel?” desak Manda.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
The Crown Prince's Fiancee

The Crown Prince's Fiancee

“Duduklah dengan nyaman, Yang Mulia. Saya akan segera kembali.” Setelah mengatakan itu dengan langkah lebar Raeli menuju pintu toko dan berdiri di sana. Melihat beberapa pemilik toko berdiri mengintip di kaca tokonya. Mereka tidak benar-benar pemilik. Hanya pengurus. Karena sangat jarang pemilik toko turun langsung untuk mengurusi hal semacam ini. Hanya Raeliana yang bersedia. “Maaf, Anda sekalian mencari roti untuk makan malam?” tanya Raeli dengan tatapan penuh penekanan.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

tanya Sasha pada dirinya sendiri. Seorang pelayan toko menghampiri. “Ada yang bisa saya bantu, Nona?” Sasha tersenyum. “Ah, tidak. Saya hanya ingin melihat-lihat dulu. Boleh ya?” “Oh, baik. Silakan, Nona!” Pelayan toko itu tersenyum kemudian meninggalkan Sasha sendiri. Tidak lama kemudian, terdengar suara dari belakang. “Ada yang kamu incar?”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pewaris Terkaya

Kembalinya Sang Pewaris Terkaya

tanya sang pelayan toko lagi. "Bisakah kau datang kemari?" "Maaf, Tuan. Bagaimana jika saya mendesksripsikan saja siapa Tuan?" Radit melirik kedua wanita di hadapannya. "Baiklah, lakukan." Pelayan toko itu kemudian menjelaskan ciri-ciri pria yang memang benar mengarah kepada Radit. Namun, Nyonya Winey tetap saja tak percaya.
1025.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai pelayan toko disebut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status