Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Regresi Garwa Padmi: Dinginnya Dendam Sedap Malam

Regresi Garwa Padmi: Dinginnya Dendam Sedap Malam

Sementara Asri melotot, Sari hanya mengerjap-erjap karena tidak pernah berpikir sejauh itu. "Ini bukan sekadar pemborosan," lanjut Puspa tenang, menorehkan garis merah dengan pangrupak tepat di atas angka tersebut. "Dalam perdagangan, cara seperti ini disebut memperbesar belanja di atas kertas. Selisihnya akan mengalir ke kantong seseorang." Tilar mengepalkan tangannya. "Jika satu bulan saja selisihnya dua Suwarna ...."
10487 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Sekretaris

Terjerat Pesona Sekretaris

Begitu pintu ruangan lelaki itu tertutup, Caraka langsung menuju inti pembicaraan. “Ada beberapa perizinan dagang yang belum beres,” katanya sambil membuka map di atas meja. “Ini penting, Dy. Tanggal perilisan tinggal hitungan minggu. Saya butuh kamu buat langsung urus ke instansi terkait.” “Baik, Pak,” jawab Sadya mantap. “Saya kerjakan hari ini.”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

“Gudang dan titik pengiriman harus dikerjakan lebih dahulu. Penjualan dan administrasi menyusul setelah jalur barang aman.” Di luar Balai Kecamatan, warga akhirnya mengetahui bahwa pemuda berjas dan berkacamata gagang emas yang mereka puji sejak pagi adalah Leo Zhang. Seorang pedagang mencoba mengatakan bahwa ia sudah menduga Leo datang sebagai peserta kuat. Temannya langsung tertawa kecil. “Pagi tadi kau bilang dia hanya akan menjual makanan kepada orang yang menonton lelang. Sekarang jangan mengubah ucapanmu terlalu cepat.”
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Redemption: Identitas dan Masa lalu

Redemption: Identitas dan Masa lalu

“entahlah, dia bekerja dirumah pelelangan dan banyak bertemu dengan orang dari berbagai belahan dunia untuk melakukan transaksi jual beli terutama tentang hal-hal yang cukup langka” “apakah itu legal?” “tentu saja May, apa sih yang ada dipikranmu ketika mendengar pelelangan” wajah May memerah karena malu, untungnya suasana saat itu adalah malam hari atau May akan mendengar godaan Lira. “tidak, hanya saja aku terlalu banyak membaca buku” katanya mencoba mengalihkan pembicaraan mereka ia kemudian mengajak Lira untuk segera tidur agar besok pagi bisa melakukan aktivitas dengan lebih semangat.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Ia juga melihat para wanita barbar, yang mengenakan pakaian yang minim dengan cadar penutup wajah, menjual barang-barang di pinggir jalan. Saat ia berjalan di jalan utama, sebuah suara menarik perhatiannya. "Tuan-tuan, silakan datang dan ramaikan pelelangan Klan Hu nanti malam dengan tiket murah meriah!" seru seorang pria berhidung mancung, suaranya lantang dan bersemangat. Di samping pria itu, ada sebuah poster yang menunjukkan seorang wanita muda yang cantik, matanya dipenuhi dengan keputusasaan.
9.820.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Aku Juga Bisa Cantik, Nyonya.

Aku Juga Bisa Cantik, Nyonya.

ucap Dian berapi-api, sambil mengeluarkan beberapa produk B erl, dari tasnya. "Kamu sales B erl, ya? Kok bisa menjelaskan sedetail itu?" todong Puspita tanpa basa-basi. "He .... He .... Saya marketer B erl, Nyonya. Lumayan lah, buat tambah-tambah. Dapat cantiknya, dapat duitnya." Dian berkata sambil nyengir lebar. "Pantes." Bibir Puspita mencebik saat berkata.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Ucapan Adsila memperingatkan Pamela bahwa sekarang, Pamela sedang berperan sebagai istrinya Agam, jadi dia tetap harus bekerja dengan baik. Kalau begitu, Pamela akan memberikan hadiah ulang tahun seadanya pada Agam supaya sandiwara mereka tidak ketahuan oleh anggota Keluarga Dirgantara! Pamela mengernyit. Tatapannya tiba-tiba tertuju ke papan iklan yang bertuliskan kata "diskon" di toko pakaian pria di seberang. Semua pakaian di toko ini seharga 100 ribu ....
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.7K kali sebagai penglaris dagangan
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Mei Ika
aku dh bca pamela, kalana dan agam udah diganti lagi cerita tentang jonson dan di ganti lagi dg philips.. syngnya cerita philips cuma aku baca sebentar. aku kira author bakalan nyelesaiin cerita pamela yg menurut ku belum selesai. teka teki yg belum terpecahkan. tapi sudah di ganti2 pemeran
Anava
Agam dan Pemela menikah lagi dan bulan Madu di bab 1895-1898 (Keluarga berkumpul kembali) loveeee... bgt .... Author sangat pandai membuat hati bertalu², emosi, bahagia benar² bisa membuat pembaca larut dalam kisah... Bikin cerita lagi dong Thor, tp jangan panjang² episode nya ...
Baca Semua Ulasan
Bukan Mempelai yang Kau Inginkan

Bukan Mempelai yang Kau Inginkan

Sementara si ibu penjual sayur tadi terlihat tak puas karena belum mendapatkan jawaban atas pertanyaannya. Sampai di area barat, tampak ibu-ibu penjual bunga yang tak punya kios. Dagangannya di gelar di lantai yang dekat dengan pintu keluar. Gantari tadinya hanya mau membeli dua plastik, tetapi Dirja malah memborong sampai habis. Ada sekitar tujuh plastik. Yang masing-masing isinya cukup banyak. "Kebanyakan ini, Mas. Dua plastik aja udah banyak lho," gerutu Gantari menatap plastik-plastik berisi bunga mawar tabur di tangan suaminya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
ISTRI TUKANG CILOK

ISTRI TUKANG CILOK

"Jangan dimasukan hati Mbak Airin. Memang begitu omonganya. Yang penting kita tidak seperti yang dia omong," Aku pulang dengan memendam kedongkolan dalam hati. Apa memang penjual itu selalu indetik dengan memakai penglaris. Tentu tidak bukan? "Abang tidak pakai penglaris kan l?" tanyaku tiba-tiba. "Kamu bicara apa sih dik. Ya mana mungkin. Abang percaya bahwa rezeki seseorang itu sudah tertakar dan tidak pernah tertukar,"
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Pelangi memasukkan hasil jualannya ke dalam saku bajunya. Pelangi memutuskan untuk berjualan bunga lagi setelah beberapa hari ini mengambil libur. Pelangi tidak mungkin menghabiskan waktunya bersantai di rumah, sementara ia membutuhkan pemasukan untuk membiayai adik-adiknya dan kebutuhan rumah mereka seperti bahan-bahan dapur. Pelangi tidak bisa bersantai terlalu lama. Maka dari itu ia memutuskan pergi ke lampu merah lagi, menjajakan dagangannya.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai penglaris dagangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status