TERJEBAK CINTA CEO ES
“Lucu. Tapi kita semua kapan hubungan itu beneran... dan kapan cuma akting.”
Anya menatap Felicia. Lurus.
“Kalau ini akting, maka sayangnya... aku sudah dapat peran utama. Kau hanya penonton. Tiket mahal, tapi tak bisa ikut main.”
Anya meraih tangan Reynard, menggenggamnya perlahan lalu bersandar ringan ke bahunya—tubuhnya tampak tenang, tapi matanya menusuk.
“Sayang…” bisiknya lembut, cukup lantang untuk menembus keheningan di meja, “aku suka cara mereka menatapku. Seolah aku ancaman yang tak bisa mereka jinakkan.”