Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Pemilik ajian ini bisa lenyap seketika dari tempatnya, dan tiba di lokasi yang ditujunya hanya dalam kejapan mata saja. Bahkan kabarnya, dengan ajian ini seseorang akan mampu menembus alam atau dimensi lain dengan mudah.! "Demi Hyang Widhi, sepertinya tak lama lagi tlatah Palapa akan kehilangan tokoh nomor satunya. Kangmas Paminggir benar-benar sudah pada tahap pencapaian tertinggi, dari seorang manusia. Luar biasa," ucap Eyang Sepikul kagum.
9.962.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Kita hanya penjaga, bukan pemilik.” Sore hari, langit Bandung mulai merah tembaga.Para pekerja meninggalkan lokasi, namun Arjuna tetap berdiri di tepi lubang itu, menatap kedalamannya yang kini gelap. Ia menaruh batu kecil dari Goa Pawon di tepi lubang dan menunduk pelan, mengucap mantra lama: “Hyang Rasa, singgahkan cahya dina jero bumi. Jieun rasa janten pangrungu pikeun nu mopohokeun asaling waktu.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Penguasa Yang Tak Terduga

Penguasa Yang Tak Terduga

Jlep Lintang merasakan sesuatu yang berbeda saat adik kecilnya berhasil tenggelam di dalam goa kecil Aurelia. Mata Lintang terpejam, menikmati setiap goyangan naik turun yang membuat seorang wanita yang berada tepat dibawahnya merintih sekaligus mengerang. Semakin cepat goyangan Lintang, dia semakin merasakan kenikmatan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Setelah bergelut lama, akhirnya Lintang dan Aurelia mencapai puncak bersamaan. Lintang jatuh di atas tubuh Auerelia.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Aku sungguh mengira aku adalah tokoh utama dalam kisah cinta masa sekolah, bertemu dengan laki-laki yang menjadi takdirku. Tapi siapa sangka, semua itu berhenti sepuluh tahun kemudian, pada saat malam hujan turun yang menghabisi nyawaku. Melihatku terdiam, Gracella kembali bicara, mencoba menghiburku, “Reno itu cuma modal tampang doang. Aslinya dia buaya darat sampah.” “Xena juga sama saja. Tiap hari di sekolah manggil cowok-cowok ‘kakak’, akrab sama banyak anak berandalan.”
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Jenius yang Disingkirkan

Jenius yang Disingkirkan

Begitu botol-botol itu muncul, para kultivator yang hadir refleks menggunakan persepsi jiwa mereka. Mata mereka langsung membelalak. "L-Lima puluh persen?!" "Tidak mungkin!" "Ramuan dengan efektivitas lima puluh persen?!" "Tunggu! Yang emas itu..." Seseorang berteriak kaget. "Itu Ramuan Penaik Ranah!" Kerumunan langsung meledak. Bahkan Su Yi yang berada di balkon ikut berdiri mendadak. Wajah cantiknya dipenuhi ketidakpercayaan.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Tangan Jena dengan lincah mengeluarkan benda menonjol dari balik celana boxer dan mulutnya mulai beraksi maju dan mundur. Keenan meringis dan melepas pagutannya. Ia mengincar Carmen yang memiliki ukuran paling besar untuk bukit kembar. Tangan Keenan menarik Carmen dan mulutnya bermain pada puncak bukit yang berwarna cokelat tua tersebut.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

TWO WEEK Ayla berjalan sendirian di pinggir lapangan basket tak peduli pria-pria tampan yang sedang bermain bola basket dan Ayla tak punya teman disini karena mahasiswi disini membenci nya karena kecantikannya yang membuat para kaum Adam meleleh. "BUGGGHHHH" "AYLA!" Ayla sempat mendengar teriakan pak gio, dosen galak nya namun ia tahu itu hanya halusinasinya mana mungkin pak gio mau repot-repot menolongnya.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Putra Naga: Aliansi Mematikan

Putra Naga: Aliansi Mematikan

jawaban singkat Primadigda. “Aku ingin sekali ke sana, kau bisa mengajakku?” “Tentu saja, tapi untuk bisa ke atas sana, kau harus menggunakan Telur Ajaib.” “Kau bercanda?” Primadigda menggeleng. “Aku menggunakannya. Selama jalur yang digunakan untuk menuju ke atas masih bisa dipakai aku menggunakannya, lalu tinggal masuk ke jalur itu.” “Telur Ajaib yang jadi perisai itu? Bagaimana kau bisa mendapatkannya? Tidak sembarangan orang mendapatkan itu! Bahkan, kerajaanku sendiri tidak punya benda itu.”
1034.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pena ajaib
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Lalu berjalan dengan aneh. Ingin rasanya Hani tertawa terbahak melihat Aiman saat ini. Namun, ia tahan demi menghargai ibu mertuanya. "Anu Bu, tadi aku kepentok meja," jawab Aiman bohong seraya meraih tangan ibunya untuk dicium. "Kok bisa kepentok?" "Kan di pahaku tidak ada mata, Bu," jawab Aiman sekenanya. "Terus ini kenapa lagi wajah kamu biru?" tangan Bu Yuli, ibunya Aiman meraba sisa-sisa biru di wajah anaknya. "Jangan bilang kepentok juga, kan muka kamu ada matanya."
9.844.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai pena ajaib
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status