Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda
Kini, Aya harus memutus rantai ketergantungan itu secara total, membuktikan pada dirinya sendiri—dan pada bayangan masa lalunya yang merendahkan—bahwa ia tidak hanya mahir dalam seni kuliner, tetapi juga cerdas dan kompeten dalam ilmu manajemen finansial yang paling kering sekalipun.
Malam hari, setelah semua orang pulang dan ruko telah dibersihkan hingga mengilap, mencerminkan kejujuran yang ia jual, meja kayu di area display bertransformasi menjadi kantor pribadinya. Ditemani secangkir teh panas yang menenangkan dan keheningan malam yang terasa seperti ruang kuliah pribadi, Aya membuka buku besarnya yang baru, lembaran-lembaran bergaris yang harus ia isi dengan ketelitian yang luar biasa,
Bab Populer