Sang Mempelai Pengganti
Ijab Kabul dilaksanakan di sebuah masjid mewah, hanya dihadiri oleh keluarga inti yang mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian dan juga duka yang tersisa.
Ayah menggenggam tanganku. Matanya berkaca-kaca, bukan karena bahagia, melainkan karena perpisahan yang ia saksikan dan perpisahan yang ia paksakan.
Bayu duduk di hadapan penghulu, wajahnya tegang. Ia terlihat seperti seseorang yang sedang menjalani operasi tanpa bius. Ketika ia mengucap, “Saya terima nikahnya Andin Paramita binti Pramudya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,” suaranya terdengar datar, mekanis, seperti menghafal teks laporan keuangan. Tidak ada kebahagiaan di dalamnya, tidak ada janji masa depan, hany
Bab Populer